KSP Tinjau Dapur MBG di Sawojajar, Sebut Bisa Jadi Standar SPPG Nasiona

  • 13 Jun 2026 10:59 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menilai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Prokids Anak Indonesia di Sawojajar, Kota Malang, telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan yang ditetapkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dudung mengatakan kedatangannya untuk melihat langsung proses pengelolaan dapur SPPG setelah mendapat banyak laporan terkait penerapan standar higienitas di lokasi tersebut.

“Saya sengaja datang ke sini untuk melihat sejauh mana dapur SPPG yang menurut banyak laporan sangat higienis, sangat bersih, dan sesuai standar yang diinginkan Bapak Presiden,” ujar Dudung saat peninjauan. Jum'at 12 Juni 2026.

Menurutnya, setelah melihat langsung, pengelolaan dapur tersebut dilakukan secara ketat. Mulai dari akses masuk, proses memasak, hingga penyajian makanan disebut telah menerapkan standar kesehatan.

Ia menyebut tenaga kerja, peralatan, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD) telah menjadi perhatian dalam operasional dapur.

“Tidak sembarangan orang bisa masuk. Proses memasaknya mulai dari tenaga, alat yang digunakan, semuanya sangat higienis. Penyajiannya juga menerapkan standar APD kesehatan,” katanya.

Dudung juga mengapresiasi inovasi menu yang diterapkan dapur tersebut. Menurutnya, SPPG telah menggunakan sistem digital dalam penyusunan menu agar penerima manfaat tidak merasa bosan.

Salah satu inovasi yang dicontohkan adalah burger berbahan singkong dengan microprotein hasil fermentasi jamur sebagai pengganti daging.

“Rasanya menurut saya lebih enak daripada daging dan nilai proteinnya lebih tinggi,” ungkapnya.

Selain proses produksi, Dudung menyoroti sistem pemantauan digital yang digunakan dapur tersebut. Sistem itu memungkinkan pengawasan terhadap aktivitas karyawan, proses belanja, hingga kegiatan operasional dapur.

Ia menilai sistem tersebut dapat membantu mendeteksi apabila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan MBG.

“Kalau terjadi penyimpangan juga bisa kelihatan,” ujarnya.

Dudung juga memastikan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur tersebut telah memenuhi standar. Ia berharap dapur SPPG Sawojajar dapat menjadi contoh bagi dapur lain di berbagai daerah.

“Mudah-mudahan ini menjadi pilot project sebagai contoh untuk dapur yang ada di beberapa daerah,” kata dia.

Menurut Dudung, setiap kasus gangguan kesehatan dalam pelaksanaan MBG harus menjadi evaluasi bersama. Program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan makanan, tetapi memastikan asupan gizi yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Pesan Presiden, bukan sekadar hanya memberi makan, tetapi punya nilai gizi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan otak anak-anak menuju Indonesia emas,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....