Dosen HI Unmul Soroti Ancaman Perubahan Iklim dan Sampah Laut

  • 12 Jun 2026 08:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Isu lingkungan menjadi tantangan kompleks akibat aktivitas manusia yang merusak ekosistem. Saat ini, fokus utamanya mencakup darurat perubahan iklim seperti kenaikan suhu global dan cuaca ekstrem, deforestasi, polusi plastik, hingga penurunan keanekaragaman hayati. Masalah ini mengancam ketahanan pangan, kesehatan, keseimbangan alam, hingga hubungan diplomasi antar negara.

Dosen program studi Hubungan Internasional Universitas Mulawarman, Rasyid Ridho juga memberi contoh lainnya terkait isu lingkungan yang krusial, seperti peningkatan suhu yang menyebabkan mencairnya es di kutub utara dan selatan. Menurutnya, bagi sebagian orang menganggap hal ini adalah biasa saja, namun ternyata memiliki dampak kembali ke pada manusia.

“Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrem juga disebabkan oleh campur tangan manusia,” ucapnya dikutip Jumat, 12 Juni 2026. Tidak hanya di daratan, bahkan saat ini ia juga memberi contoh berbagai isu lingkungan yang juga mengancam lautan, yaitu tumpukan sampah yang mengapung hingga menumpuk dan membentuk gumpalan.

“Di Pasifik Utara dan Pasifik Selatan terdapat gumpalan-gumpalan sampah, jika terbawa arus nanti ujung-ujungnya dapat terbawa ke pesisir negara lainnya,” ucapnya. Menurutnya, sampah tidak muncul secara tiba-tiba di laut, melainkan limbah-limbah yang dikeluarkan oleh manusia.

Ia menambahkan, salah satu upaya seperti kampanye yang pernah dilakukan adalah Save The Turtle, “Banyak relawan yang punya perhatian khusus karena banyak sekali kasus kura-kura yang terlilit plastik atau sampah,” ucapnya.

Kampanye Save The Turtle adalah gerakan global untuk melindungi penyu yang terancam punah. Fokus utamanya meliputi pelestarian habitat, penyelamatan telur dari pemburu liar, dan pembersihan sampah plastik di laut. Gerakan ini memastikan keseimbangan ekosistem laut tetap terjaga.

Ia mengingatkan, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan aktivis, tapi menjadi tugas seluruh elemen masyarakat, dimulai dengan kesadaran diri sendiri akan membuang sampah pada tempatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....