Bawaslu dan Kesbangpol Ende Perkuat Sinergi Jaga Demokrasi dan Netralitas ASN

  • 11 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ende menggelar konsolidasi demokrasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ende, Kamis, 11 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis kedua lembaga dalam memperkuat sinergi guna menjaga stabilitas, integritas, dan kualitas demokrasi di Kabupaten Ende menjelang berbagai agenda politik ke depan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Ende, Maria Uria Ie, didampingi jajaran Bawaslu Kabupaten Ende. Rombongan diterima langsung oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ende, Agnes Agneta. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah kolaboratif untuk memperkuat pengawasan demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik masyarakat.

Maria Uria Ie menegaskan bahwa konsolidasi antarlembaga sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat langkah-langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran dalam proses demokrasi.

"Konsolidasi ini sangat krusial untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarlembaga. Melalui kesamaan pandangan ini, kita dapat memperkuat langkah-langkah preventif guna memastikan pergelaran pesta demokrasi di Kabupaten Ende berjalan dengan baik," ujar Maria.

Salah satu tindak lanjut yang disepakati adalah pelaksanaan edukasi mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kesbangpol dan instansi pemerintah lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman ASN terkait aturan dan batasan yang harus dipatuhi dalam setiap tahapan pemilu.

Sementara itu, Agnes Agneta menyatakan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi Bawaslu. Menurutnya, pembinaan netralitas ASN dan pendidikan politik merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

Selain menyasar aparatur pemerintah, kolaborasi tersebut juga akan diperluas kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pendidikan politik guna mendorong lahirnya pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. "Kesbangpol siap berjalan beriringan dengan Bawaslu untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Kolaborasi ini adalah langkah tepat untuk melahirkan pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab," ujarnya.

Melalui penguatan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, Bawaslu dan Kesbangpol berharap masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga berperan aktif dalam mengawal jalannya demokrasi. Sinergi kedua lembaga ini diharapkan mampu menciptakan iklim demokrasi yang sehat, serta mendukung terwujudnya pemilu yang bersih, jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Ende, yang dikenal sebagai Bumi Pancasila.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....