Pemkab Sanggau Percepat Penuntasan ATS lewat Kolaborasi

  • 09 Jun 2026 18:23 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena membuka peluncuran penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Kelas Industri di Hotel Harvey Sanggau pada Selasa, 9 Juni 2026. Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat penurunan angka ATS sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sanggau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, khususnya Yayasan Desa Nusantara dan SMK PDN yang turut mengambil peran dalam penuntasan ATS melalui pembukaan kelas industri. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mendorong percepatan penuntasan ATS di Kabupaten Sanggau,” kata Susana Herpena.

Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Sanggau masih menghadapi tantangan cukup besar dalam menurunkan angka ATS. Jumlah ATS di daerah tersebut tercatat mencapai lebih dari 11 ribu anak dan menempatkan Sanggau pada peringkat ketiga tertinggi di Kalimantan Barat.

“Jika melihat data yang ada, angka ATS di Kabupaten Sanggau masih cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak. Kondisi ini harus menjadi tanggung jawab bersama agar semakin banyak anak dapat kembali memperoleh akses pendidikan,” ujarnya.

Selain peluncuran program penuntasan ATS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan syukuran dan pemberian motivasi kepada peserta didik SMK PDN. Momentum tersebut diharapkan mampu membangun semangat belajar serta meningkatkan kepercayaan diri generasi muda dalam mempersiapkan masa depan mereka.

“Saya meminta tim penuntasan ATS untuk terus melakukan kajian dan identifikasi terhadap penyebab anak-anak putus sekolah. Langkah tersebut penting agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045,” tuturnya.

Menurut Susana, keberhasilan penuntasan ATS membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya. Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sanggau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pemerintah pusat, investor, serta instansi vertikal, percepatan penuntasan ATS dan penguatan kelas industri di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat tercapai secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....