UMKM Sanggau Tembus 10.914 Unit, Ribuan Tenaga Kerja Terserap

  • 09 Jun 2026 15:21 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Sanggau menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan tersebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan peluang kerja di daerah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah, mengatakan jumlah pelaku usaha terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kondisi ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif.

“Pertumbuhan UMKM dan IKM ini menunjukkan geliat ekonomi masyarakat yang terus berkembang, sekaligus menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau,” kata Shopiar Juliansyah dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 9 Juni 2026.

Disampaikanya, berdasarkan data yang dimiliki Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, total terdapat 10.914 unit pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Selain itu, tercatat sebanyak 1.914 unit pelaku UMKM dan 1.912 unit pelaku IKM yang aktif menjalankan usaha.

Shopiar menjelaskan, sektor IKM mengalami pertumbuhan yang cukup baik sepanjang periode terakhir, tercatat pertumbuhan mencapai 124 unit atau sebesar 6,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah, kehadiran IKM juga berperan penting dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal serta memperluas peluang pasar.

Tambahnya, untuk kategori industri kecil formal, jumlah unit usaha yang tercatat mencapai 1.361 unit, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3.063 orang yang tersebar di berbagai bidang usaha. Sementara itu, industri kecil nonformal tercatat sebanyak 459 unit usaha, sektor ini memberikan lapangan pekerjaan bagi 938 tenaga kerja.

Adapun industri menengah di Kabupaten Sanggau saat ini kata Shopiar, berjumlah 92 unit usaha. Keberadaan industri menengah tersebut mampu menyerap sebanyak 2.377 tenaga kerja sehingga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....