Bakat Melimpah, Infrastruktur Minim Jadi Kendala Sepak Bola Sanggau

  • 08 Jun 2026 14:31 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong Tingginya minat generasi muda terhadap sepak bola di Kabupaten Sanggau belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan sarana olahraga yang memadai. Keterbatasan lapangan dan fasilitas latihan dinilai masih menjadi hambatan utama dalam mencetak pesepak bola berprestasi dari daerah tersebut.

Penasehat Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Sanggau, Lewi, mengatakan potensi sepak bola di Sanggau sebenarnya sangat besar. Hampir di setiap kecamatan terdapat anak-anak dan remaja yang memiliki minat tinggi untuk berlatih serta mengikuti kompetisi sepak bola.

“Banyak anak-anak di Sanggau memiliki bakat dan semangat yang besar untuk bermain sepak bola, tetapi fasilitas latihan yang tersedia masih sangat terbatas,” kata Lewi dalam Football Podcast RRI Sanggau, Senin 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah lapangan sepak bola yang tersebar di berbagai kecamatan masih memerlukan pembenahan. Selain kualitas lapangan yang belum memadai, persoalan drainase dan perawatan juga sering menjadi kendala sehingga mengganggu aktivitas latihan maupun pertandingan.

Kondisi tersebut kata Lewi, dinilai berdampak langsung terhadap proses pembinaan pemain usia dini. Padahal, menurut Lewi, pembinaan yang berkualitas membutuhkan fasilitas yang layak agar kemampuan teknik, fisik, dan mental pemain dapat berkembang secara optimal.

Dikataknya, tidak hanya lapangan, keterbatasan sarana pendukung seperti ruang ganti pemain, tribun penonton, pencahayaan, hingga peralatan latihan modern juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera mendapat perhatian.

“Ketika fasilitas belum memadai, proses pembinaan tidak bisa berjalan maksimal. Sementara untuk mencetak pemain berkualitas dibutuhkan lingkungan latihan yang mendukung dan berstandar baik,” katanya.

Lewis menilai pengembangan sepak bola tidak dapat hanya dibebankan kepada organisasi olahraga semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, institusi pendidikan, klub sepak bola, dan masyarakat untuk memperkuat fondasi pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, investasi pada infrastruktur olahraga bukan hanya bertujuan meningkatkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan positif yang mampu menjauhkan mereka dari berbagai pengaruh negatif. Kabupaten Sanggau memiliki peluang besar melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional apabila didukung dengan fasilitas yang memadai dan pembinaan yang berkesinambungan.

“Jika infrastruktur dapat ditingkatkan secara bertahap dan berkelanjutan, saya yakin Sanggau memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Lewis berharap pengembangan infrastruktur olahraga dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah ke depan. Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, potensi besar sepak bola Sanggau diyakini dapat berkembang menjadi kekuatan baru yang membanggakan Kalimantan Barat di kancah sepak bola nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....