Realisasi RTLH di Sanggau Capai 200 Unit, Program Pokir DPR RI Usulkan 681 Unit
- 08 Jun 2026 07:55 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat di Kabupaten Sanggau terus menunjukkan progres positif. Hingga Juni 2026, realisasi penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diusulkan melalui Pemerintah Kabupaten Sanggau telah mencapai 200 unit.
Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Ahli Muda Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sanggau, Albert Yokky, mengatakan capaian tersebut tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Jangkang. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.
"Per Juni 2026, realisasi RTLH usulan melalui Pemkab Sanggau sudah mencapai 200 unit, sementara usulan Pokir DPR RI sebanyak 681 unit tersebar di 15 kecamatan. Selain itu ada program rehabilitasi rumah tanggap bencana serta dukungan dari TNI, Dinas Sosial, dan perusahaan," kata Albert Yokky dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Sabtu 6 Juni 2026.
Ia menjelaskan, di Kecamatan Jangkang, penanganan RTLH terealisasi sebanyak enam unit di Desa Pisang, sementara itu, Desa Semirau menjadi lokasi terbanyak dengan realisasi mencapai 86 unit rumah. Selain program yang diusulkan melalui Pemkab Sanggau, terdapat pula usulan dari Pokok Pikiran (Pokir) DPR RI, jumlah yang diusulkan mencapai 681 unit dan tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Sanggau.
Yokky menyampaikan, program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan demikian, semakin banyak warga yang dapat menempati rumah yang aman dan layak. Pemkab Sanggau juga menjalankan program rehabilitasi rumah tanggap bencana,
"Pada tahun 2026, program tersebut telah direalisasikan untuk satu unit rumah yang berada di Desa Entikong," ungkapnya.
Disampaikan Yokky, sejumlah pihak turut berkontribusi dalam penanganan RTLH di Kabupaten Sanggau. Dukungan juga datang dari unsur TNI, Dinas Sosial, serta beberapa perusahaan yang menyalurkan bantuan melalui program sosial mereka.
Kolaborasi berbagai pihak tersebut kata Yokky diharapkan mampu mempercepat pengurangan jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Sanggau. Pemerintah daerah juga terus mendorong sinergi lintas sektor agar program perumahan bagi masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....