Pemkab Banyuwangi Tampung Aspirasi Lewat Rembug Lansia
- 05 Jun 2026 06:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong pembangunan yang inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan lanjut usia (lansia). Salah satu upaya yang dilakukan melalui forum Rembug Lansia yang rutin digelar setiap tahun.
Forum tersebut menjadi ruang bagi para lansia untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan mereka secara langsung kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan.
Ipuk Fiestiandani mengatakan pembangunan daerah harus mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh kelompok masyarakat, termasuk lansia yang jumlahnya terus meningkat.
“Indonesia sudah memasuki era aging population. Maka Rembug Lansia menjadi tahapan penting untuk mendengarkan langsung kebutuhan, masukan, dan harapan para lansia tanpa perantara,” kata Ipuk, Kamis 4 Juni 2026.
Berdasarkan data BPS hasil SUPAS 2025, persentase lansia di Indonesia mencapai 11,97 persen. Kondisi tersebut menandakan Indonesia telah memasuki fase penuaan penduduk.
“Perubahan struktur demografi tersebut membawa sejumlah konsekuensi terkait kebijakan daerah. Rembug ini agar kita melakukan intervensi yang tepat dan terarah,” ujar Ipuk.
Rembug Lansia Banyuwangi digelar pada Selasa, 3 Juni 2026, dan dihadiri Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi lansia seperti Yayasan Gerontologi Abiyoso, Komunitas Senam LTK Banyuwangi, LVRI, PEPABRI, hingga DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45.
Dalam forum itu, para lansia menyampaikan berbagai usulan program. Salah satunya disampaikan perwakilan PIVERI, A. Sugianti, yang mengusulkan program Sahabat Lansia Sebatang Kara berupa kunjungan rutin ke rumah lansia yang hidup sendiri.
“Kami juga berharap ada program Cerita Ingatan Jiwa, sebagai ruang berbagi pengalaman hidup sekaligus mempererat kebersamaan melalui kegiatan makan bersama para lansia,” ujar Sugianti.
Sementara itu, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan daerah ke depan.
“Aspirasi Bapak-Ibu lansia akan kami jadikan bahan perencanaan pembangunan, khususnya untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga akses terhadap fasilitas umum yang ramah lansia,” kata Yayan, sapaan akrabnya.
Peserta lainnya, Sudirman, mengapresiasi sejumlah program Pemkab Banyuwangi yang dinilai membantu lansia, seperti Rantang Kasih, Posyandu Lansia, dan layanan home care.
“Kami sangat menghargai Rantang Kasih, bagaimana pemkab memberikan makanan bergizi pada lansia sebatang kara yang tidak mampu, termasuk layanan home care bagi lansia,” katanya.
Selain Rembug Lansia, Pemkab Banyuwangi juga rutin menggelar Rembug Anak dan Rembug Perempuan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....