Bupati Aceh Barat Temui Panglima Kopassus, Bahas Proyek Strategis

  • 04 Jun 2026 20:48 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Jakarta – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM melakukan silaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Djon Afriandi, di Markas Komando Kopassus Cijantung, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan sekaligus membangun kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.

Dalam pertemuan itu, Bupati Tarmizi menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Di antaranya adalah kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci dan proyek kolam retensi Kota Meulaboh yang dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian serta pengendalian banjir.

Menurut Tarmizi, keberadaan Irigasi Lhok Guci memiliki peran besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Sementara pembangunan kolam retensi menjadi salah satu solusi yang diharapkan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum saat itu, Dwi Purwantoro, pernah berkunjung ke Aceh Barat. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat menyatakan kesiapan membantu pendanaan lanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci dengan nilai mencapai Rp1 triliun.

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan setelah terjadi bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh yang menyebabkan perubahan prioritas anggaran. Selain itu, terjadi pergantian kepemimpinan di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang turut memengaruhi proses tindak lanjut program tersebut.

Saat ini jabatan Direktur Jenderal SDA dijabat oleh Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw yang merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI. Arnold diketahui memiliki latar belakang sebagai anggota Korps Baret Merah Kopassus.

Tarmizi mengatakan Panglima Kopassus menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Menurutnya, Djon Afriandi menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan melalui komunikasi dan koordinasi dengan kementerian terkait.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan. Kami berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin solid dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Tarmizi.

Ia menambahkan dukungan dari Panglima Kopassus memiliki arti penting bagi Aceh Barat. Selain memimpin pasukan elite TNI, Djon Afriandi juga memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut karena pernah menjabat sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada periode 2020 hingga 2022.

Pengalaman bertugas di wilayah Aceh Barat dinilai membuat Djon Afriandi memahami berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat setempat. Kedekatan tersebut juga menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.

Menurut Tarmizi, perhatian yang diberikan Panglima Kopassus menunjukkan adanya kepedulian terhadap keberlanjutan pembangunan di Aceh Barat. Dukungan itu diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Pertemuan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, TNI, dan pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain membahas pembangunan daerah, suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi itu menjadi momentum mempererat hubungan yang telah terjalin sejak Djon Afriandi bertugas di wilayah Aceh Barat.

Bupati Tarmizi turut menyampaikan harapan agar Panglima Kopassus senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara. Ia juga mendoakan agar Djon Afriandi terus meraih kesuksesan dan mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....