DWP Aceh Barat Gelar Giat Literasi
- 21 Jul 2026 12:54 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Meulaboh – Menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diperingati pada 23 Juli mendatang, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Giat Literasi di Aula Candin Aceh Barat, Selasa 21 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak ASN keluarga besar DWP Aceh Barat serta perwakilan siswa SD dan SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Aceh Barat.
Mengusung semangat BERLIAN (Bersama Lindungi Anak), kegiatan ini menjadi bentuk komitmen DWP Aceh Barat dalam menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, kreatif, cerdas, dan berkarakter.
Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Aceh Barat, Cut Zulfahnur,pada rri.co.id mengatakan bahwa melalui Giat Literasi tersebut pihaknya ingin mengajak generasi emas Aceh Barat belajar dengan cara yang menyenangkan, tidak hanya melalui buku, tetapi juga melalui gambar, warna, cerita, budaya, serta keteladanan para pahlawan bangsa.
"Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa bangsa yang kuat lahir dari anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih sayang, memperoleh pendidikan yang baik, dan diberikan kesempatan mengembangkan potensi terbaiknya," ujar Cut Zulfahnur.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema "Meunari bak Peue Nyang Beutoi: Peueuték Marwah, Munasabah Maja Pahlawan", sebagai upaya memperkenalkan kembali literasi Aceh sekaligus mengenalkan perjuangan para pahlawan Aceh kepada generasi muda.
Menurutnya, melalui lomba yang diikuti para peserta, anak-anak diajak berani menuangkan ide, berimajinasi, dan mengekspresikan nilai-nilai kebaikan melalui karya kreatif.
"Kami berharap setiap goresan warna, setiap gambar yang dibuat, dan setiap pesan karakter yang dituliskan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mengandung nilai keberanian, kejujuran, kepedulian, cinta tanah air, serta semangat pantang menyerah. Karena karya terbaik adalah karya yang mampu menghadirkan pesan-pesan kebaikan," katanya.
Cut Zulfahnur juga mengingatkan kepada para peserta agar tidak takut menghasilkan karya yang berbeda dengan teman-temannya.
"Setiap anak itu unik. Setiap karya memiliki cerita dan setiap gambar memiliki makna. Dalam setiap perlombaan memang ada yang menjadi juara, namun sesungguhnya semua anak yang berani berkarya adalah pemenang," pesannya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap budaya daerah.
Dalam kesempatan tersebut, DWP Aceh Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua, sekolah, panitia, dewan juri, serta para pendamping yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat atas sinergi dalam menghadirkan kegiatan literasi yang lebih bermakna bagi anak-anak.
"Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk menciptakan generasi yang gemar membaca, gemar belajar, mencintai budaya Aceh, serta menghargai jasa para pahlawan bangsa," ungkapnya.
Menutup sambutannya, Cut Zulfahnur mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat budaya literasi dan perlindungan anak.
"InsyaAllah kita siap menjadikan setiap buku sebagai jendela ilmu, setiap karya sebagai inspirasi, dan setiap anak sebagai harapan emas masa depan bangsa. Semoga Giat Literasi Hari Anak Nasional Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Aceh Barat ini menjadi langkah kecil yang membawa manfaat besar bagi lahirnya generasi Aceh Barat yang cerdas, berkarakter, cinta literasi, mencintai budaya, serta menghargai para pahlawan bangsa," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....