Bimtek SIMKAH dan PNBP di Ende Percepat Transformasi Layanan Nikah Digital
- 04 Jun 2026 16:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende memperkuat layanan administrasi pernikahan berbasis digital melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kegiatan ini menjadi upaya peningkatan kapasitas operator agar layanan nikah semakin cepat, akurat, dan akuntabel.
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon di Aula Ikhlas Beramal Kantor Kemenag Kabupaten Ende, Rabu 3 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti para operator SIMKAH se-Kabupaten Ende serta penanggung jawab (PIC) SIMKAH dari Kabupaten Lembata, Flores Timur, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait pengelolaan aplikasi SIMKAH dan tata kelola PNBP layanan nikah. SIMKAH sendiri merupakan sistem digital yang terintegrasi dengan data kependudukan dan sistem pembayaran negara untuk mendukung pelayanan pernikahan yang lebih efektif dan transparan.
Nikolaus Nama Payon menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam transformasi digital layanan keagamaan. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kompetensi petugas yang mengelola sistem pelayanan berbasis teknologi.
Ia menjelaskan, keberadaan SIMKAH tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administrasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pernikahan yang cepat, mudah, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat. “Para operator harus terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan SIMKAH dan pengelolaan PNBP secara profesional,” ujarnya.
Nikolaus juga berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan secara sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data pernikahan serta tata kelola keuangan yang akuntabel. Menurutnya, hasil dari pelatihan ini harus bermuara pada pelayanan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui Bimtek tersebut, Kemenag Ende menargetkan terciptanya keseragaman pemahaman antaroperator SIMKAH di wilayah Flores dan Lembata. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola layanan nikah berbasis digital yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....