Pemeriksaan Hewan Kurban Temukan Cacing Hati

  • 03 Jun 2026 15:33 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan menemukan cacing hati pada sejumlah sapi kurban saat Idul Adha 1447 Hijriah.

Temuan itu didapat dari hasil pemeriksaan antemortem dan postmortem di Rumah Potong Hewan (RPH) dan beberapa titik pemotongan lainnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Tarakan, Paulus, memastikan daging sapi yang terjangkit cacing hanya bagian hatinya saja yang tidak boleh dikonsumsi. Sementara bagian daging lain tetap aman.

“Kalau di RPH kemarin itu kan dilaksanakan pemeriksaan untuk di hati, paru, jantung. Nah itu yang kita temukan ada kista di ginjal, ada benjolan kecil, tapi itu enggak masalah. Terus kalau di masyarakat ada beberapa yang ditemukan cacing hati,” ujar Paulus, Rabu (3/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan, ada 5 tempat atau lokasi pemotongan yang menemukan kasus cacing hati atau fasciolosis. Jumlah sapi yang positif masih di bawah 10 ekor. Untuk kambing, hanya ditemukan 1 ekor di RPH dengan benjolan kecil berisi cairan.

“Memang tindakannya yang ada cacingnya itu memang tidak boleh dikonsumsi sebagaimana yang dijelaskan dokter kemarin. Kalau ada ditemukan itu tidak boleh dikonsumsi. Namun yang bagian-bagian lain masih tetap bisa karena itu hanya di hatinya saja. Kalau di keseluruhan di daging dan lain-lainnya tidak ada karena diperiksa semua,” jelasnya.

Selain cacing hati, petugas juga menemukan beberapa paru sapi dengan gambaran kasar. Namun Paulus menegaskan kondisi itu tidak berpengaruh ke bagian daging lain dan tetap layak konsumsi.

Terhadap temuan cacing hati itu, Paulus menyebut pemilik hewan langsung diberitahu saat itu juga begitu hasil pemeriksaan keluar. Edukasi terkait bahaya konsumsi organ yang terjangkit sudah disampaikan sebelum pemotongan, sehingga pemilik bisa memahami dan menerima keputusan petugas.

“Responnya sih dari pemiliknya sudah paham ya karena sudah kita sampaikan sebelumnya bahwa kalau ada itu nggak boleh,” katanya.

Sementara itu, animo umat muslim di Tarakan untuk berkurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah cukup besar. Dibuktikan dengan jumlah hewan yang dikurbankan.

DKPP Tarakan mencatat 1.315 ekor sapi dan 298 kambing yang dipotong saat Idul Adha. Jumlah itu naik dibanding tahun lalu yang hanya 1.125 sapi dan 257 kambing.

DKPP Tarakan mengimbau masyarakat agar selalu meminta pemeriksaan kesehatan hewan kurban ke petugas agar daging yang dikonsumsi aman dan sehat. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....