Inflasi Kaltim Mei 2026 Capai 1,17 Persen Dipicu Tarif Udara dan Kenaikan Pangan

  • 02 Jun 2026 17:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat inflasi bulanan (month to month) pada Mei 2026 sebesar 1,17 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi April 2026 yang tercatat sebesar 0,11 persen.

Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, mengatakan sejumlah faktor domestik menjadi pemicu utama kenaikan inflasi pada bulan Mei. "Di antaranya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), kenaikan harga emas, serta meningkatnya harga sejumlah bahan pangan menjelang Hari Raya Iduladha," ujarnya pada Selasa 2 Juni 2026.

Menurut Mas'ud, komoditas beras, minyak goreng, dan cabai rawit mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan serta faktor distribusi dan pasokan. Selain itu, kenaikan tarif angkutan udara juga memberikan tekanan yang cukup besar terhadap inflasi daerah.

“Tarif angkutan udara mengalami kenaikan seiring mulai diberlakukannya kebijakan full service pada pertengahan Mei 2026. Dampak kenaikan tersebut masih lebih dominan dibandingkan stimulus yang diberikan pemerintah,” kata Mas’ud Rifai.

BPS mencatat dari 11 kelompok pengeluaran, sebanyak delapan kelompok mengalami inflasi. Kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan inflasi 1,80 persen dan andil 0,24 persen, disusul kelompok perlengkapan rumah tangga serta penyediaan makanan dan minuman atau restoran.

Secara komoditas, angkutan udara menjadi penyumbang utama inflasi dengan andil 0,14 persen. Selanjutnya beras dan minyak goreng masing-masing memberikan andil sebesar 0,05 persen, diikuti solar dan sewa rumah.

Sementara itu, inflasi tahunan (year on year) Kalimantan Timur pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,04 persen. Kota Samarinda menjadi daerah dengan inflasi tahunan tertinggi mencapai 3,42 persen, sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami deflasi bulanan sebesar 0,06 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....