Lapas Banyuwangi Bina Warga lewat Seni Tari Tradisional

  • 25 Mei 2026 13:54 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Lapas Kelas IIA Banyuwangi terus mengembangkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui pelestarian seni budaya. Salah satunya ditunjukkan lewat penampilan seni tari tradisional yang digelar di lapangan Griya Blambangan Lapas Banyuwangi, Sabtu, 23 Mei 2026.

Pertunjukan tersebut ditampilkan di sela kegiatan makan siang bersama seluruh warga binaan. Penampilan tari yang dipadukan dengan iringan gamelan hasil permainan warga binaan sukses menarik perhatian ratusan penghuni lapas dan jajaran petugas yang hadir.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, mengatakan pembinaan seni budaya menjadi bagian penting dalam membangun mental, karakter, dan rasa percaya diri warga binaan.

“Kami ingin membentuk mental dan kepercayaan diri mereka. Jadi, jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tampil di acara resmi atau kegiatan luar, mereka sudah siap,” ujar Solichin, Minggu 24 Mei 2026.

Menurutnya, program seni tari tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembentukan kedisiplinan dan pengembangan bakat warga binaan. Selain itu, pembinaan budaya dinilai penting untuk menjaga kelestarian seni tradisional di tengah perkembangan zaman.

“Lapas Banyuwangi ingin mengambil peran dalam menjaga budaya daerah. Karena itu unsur kebudayaan kami masukkan dalam program pembinaan warga binaan,” kata Solichin.

Solichin berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat.

“Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mampu ikut melestarikan budaya bangsa,” ucap Solichin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....