Big Data Bisa Baca Tren Bisnis dan Sentimen Masyarakat

  • 21 Mei 2026 17:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemanfaatan big data dinilai mampu membantu masyarakat membaca tren bisnis hingga sentimen publik di suatu daerah. Analisis tersebut dilakukan melalui pengolahan data digital dari berbagai platform media sosial yang digunakan masyarakat.

Pranata Komputer Ahli Pertama BPS Kota Cirebon, Muhammad Maftuhin mengatakan, big data dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menentukan peluang usaha maupun investasi yang sesuai kebutuhan pasar. Menurutnya, pengolahan data digital mampu memberikan gambaran usaha yang sedang berkembang di Kota Cirebon.

“Dengan pengolahan big data, kita bisa melihat kira-kira industri atau usaha apa yang sedang tren di Kota Cirebon,” ujarnya Maftuhin. Hal itu disampaikan dalam Dialog Literasi edisi Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan, proses analisis big data dilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok. Berbagai percakapan dan teks yang diunggah masyarakat kemudian dikumpulkan menggunakan sistem tertentu untuk dianalisis.

Menurut Muhammad Maftuhin, data dari media sosial tersebut diolah menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman seperti Python maupun R. Hasil pengolahan itu dapat menunjukkan kecenderungan sentimen masyarakat terhadap suatu produk, usaha, atau layanan tertentu.

“Dari teks-teks di media sosial itu nantinya dapat terlihat sentimen masyarakat," katanya. Sentimen tersebut menggambarkan pandangan publik terhadap industri atau perusahaan tertentu.

Ia menambahkan, pengumpulan data dilakukan melalui Application Programming Interface atau API yang terhubung dengan platform media sosial. Data tersebut kemudian diolah dalam jumlah besar sehingga menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan bisnis.

Pemanfaatan big data dinilai semakin penting di era digital karena mampu memberikan informasi secara real-time. Dengan analisis yang tepat, masyarakat dapat mengambil keputusan usaha maupun investasi secara lebih terukur sesuai kondisi pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....