DP3APPKB Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lindungi Remaja

  • 20 Jun 2026 16:04 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – DP3APPKB Kota Cirebon terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya melindungi dan membina remaja. Langkah ini dilakukan karena pencegahan berbagai persoalan remaja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Drs. Buntoro Tirto, AP., M.H., mengatakan pihaknya menggandeng seluruh unsur pentahelix untuk mendukung program perlindungan anak dan remaja. Sinergi tersebut melibatkan pemerintah, media, komunitas, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

Menurut Buntoro, dari unsur pemerintah, kerja sama dilakukan dengan berbagai perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan pembinaan generasi muda. Kolaborasi itu antara lain melibatkan dinas yang menangani perlindungan anak, komunikasi dan informatika, serta kepemudaan dan olahraga.

“Untuk men-support kegiatan-kegiatan kita, kita menggandeng semua potensi pentahelix. Dari mulai pemerintah itu sendiri dan juga rekan-rekan kita di berbagai perangkat daerah yang berkaitan dengan usia-usia remaja,” ujar Buntoro kepada RRI Jumat, 19 Juni 2026.

Selain pemerintah, DP3APPKB juga menggandeng media cetak, media online, dan berbagai platform informasi lainnya. Peran media dinilai penting untuk menyampaikan edukasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan remaja terhadap berbagai ancaman yang berkembang di masyarakat.

Buntoro menjelaskan, sekolah juga menjadi salah satu fokus penguatan melalui kerja sama dengan guru bimbingan konseling (BK) dan kegiatan sosialisasi. Sementara di lingkungan sebaya, pembinaan dilakukan melalui Duta Genre dan Forum Anak Cirebon sebagai agen perubahan di kalangan remaja.

Tidak hanya itu, DP3APPKB turut menjangkau lingkungan masyarakat melalui berbagai program yang melibatkan kelurahan, RT, dan RW. Pendekatan tersebut dilakukan agar nilai-nilai positif dapat diperkuat di tempat remaja tinggal dan beraktivitas sehari-hari.

“Kita harapkan dukungan yang kuat di tempat remaja-remaja kita berada dan beraktivitas. Sehingga mereka mendapatkan nilai-nilai yang perlu dijaga, kewaspadaan terhadap ancaman, dan tindakan yang bisa mereka lakukan,” katanya.

Untuk memetakan persoalan yang dihadapi remaja, DP3APPKB juga membuka layanan pengaduan dan konsultasi melalui kanal Kontak Prasaan. Data yang masuk akan menjadi dasar penyusunan program edukasi yang lebih tepat sasaran sesuai tren dan permasalahan yang berkembang di kalangan remaja Kota Cirebon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....