Dinkes Sanggau Perkuat Transformasi Posyandu Lintas Sektor

  • 21 Mei 2026 20:54 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menggelar kegiatan advokasi dan koordinasi pelaksanaan transformasi layanan primer dalam Posyandu kepada TP Posyandu lintas sektor tingkat kabupaten di Aula Hotel Harvey, Kabupaten Sanggau. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Stepanus Jonedi menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau.

“Posyandu ini ingin kita satukan melalui kerja sama lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal. Karena itu, kami juga sudah menyampaikan rencana aksi kepada Tim Pembina Posyandu sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama,” ungkap Stepanus Jonedi saat diwawancara di Aula Hotel Harvey Sanggau, Kamis, 21 Mei 2026.

Jonedi mengatakan, transformasi posyandu saat ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, keberadaan posyandu kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga melibatkan berbagai sektor pemerintahan dalam mendukung Standar Pelayanan Minimal atau SPM.

“Dengan adanya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, kini ada enam OPD yang memiliki kewajiban membina posyandu. Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, DP2KBP3A, Dinas Sosial, hingga OPD lainnya yang terlibat dalam pelayanan Masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, keterlibatan lintas OPD menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat secara terpadu. Menurutnya, Dinas Kesehatan memiliki peran penting dalam menyatukan berbagai komponen pelayanan agar transformasi posyandu dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami ingin menyatukan seluruh komponen dalam enam SPM tersebut agar terbentuk komitmen bersama untuk menciptakan posyandu yang lebih aktif. Bukan hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga kualitas pelayanan posyandu demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat,” kata Jonedi.

Jonedi berharap, seluruh pihak yang terlibat dapat terus memperkuat koordinasi dan dukungan terhadap keberlangsungan program transformasi layanan primer melalui posyandu. Ia menilai, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor dalam memberikan pelayanan yang dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....