Zudan Arif Minta KORPRI Kaltim Pertahankan Predikat Terbaik Nasional

  • 21 Mei 2026 07:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyebut KORPRI Kalimantan Timur pernah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia melalui capaian KORPRI Kota Balikpapan. Hal itu disampaikan Zudan usai Pengukuhan Dewan Pengurus (DP) KORPRI Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2026–2031 di Pendopo Odah Etam, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa, 19 Mei 2026.

“Korpri di Kalimantan Timur pernah menjadi Korpri terbaik di Indonesia dari Kota Balikpapan,” ujarnya, dikutip pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, penghargaan tersebut diraih pada 2018 melalui Korpri Award yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari pengelolaan organisasi yang dinilai lengkap dan mandiri.

Zudan menyebut saat itu KORPRI Balikpapan memiliki sejumlah unit usaha dan layanan bagi ASN, mulai dari toko Korpri, poliklinik, apotek hingga Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH). “Korprinya terbaik karena punya toko Korpri, poliklinik, apotek sampai LKBH lengkap,” kata dia.

Karena itu, ia mendorong pengurus KORPRI kabupaten dan kota di Kaltim menjadikan Balikpapan sebagai contoh dalam mengembangkan organisasi yang aktif dan bermanfaat bagi anggota.

Menurut Zudan, tugas utama KORPRI sebenarnya sederhana, yakni membuat seluruh anggota ASN merasa senang. Namun, hal itu membutuhkan kerja organisasi yang serius dan berkelanjutan. "Tugas Korpri yang sangat utama itu satu, buat semua anggota kita senang,” ucapnya.

Ia mengatakan, tujuan tersebut bisa dicapai melalui empat fokus utama, yakni peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ideologi dan karakter ASN, perlindungan karier serta bantuan hukum, hingga peningkatan kesejahteraan ASN.

Selain itu, pengurus daerah juga diminta kreatif mengembangkan kegiatan organisasi, mulai dari olahraga, keagamaan, seni budaya hingga pengembangan koperasi dan unit bisnis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....