Paramedik Veteriner Disbunnak Sanggau Jelaskan Penularan dan Penanganan PMK
- 20 Mei 2026 20:53 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Paramedik veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau, Solafide Situmeang menjelaskan, penyakit pada hewan dapat menular ke manusia maupun antarhewan. Penjelasan ini disampaikan terkait potensi risiko penyakit zoonosis dan penyakit menular pada ternak.
“Oh, kalau untuk dari penularan penyakit hewan zoonosis dari, dari hewannya ke manusia, tentu ada. Penyakitnya itu penyakit antraks. Ya, itu bisa juga menular ke kita,” kata Solafide Situmeang saat diwawancarai di Lokasi peternakan Afhung, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menegaskan, selain zoonosis, terdapat juga penyakit yang menular antarhewan yang perlu diwaspadai peternak. Salah satu penyakit yang sering muncul pada ternak sapi adalah penyakit mulut dan kuku atau PMK.
“Lalu, kalau misalnya dari hewan ke hewan, itu biasanya penyakit PMK. Sementara itu, yang menularkan PMK tuh ciri-cirinya dari liurnya, kukunya yang ada luka atau apa,” ungkapnya.
Menurutnya, PMK dapat dikenali melalui gejala klinis seperti luka pada kuku serta keluarnya air liur berlebihan pada hewan ternak. Kondisi ini membuat peternak perlu lebih waspada dalam pengelolaan kesehatan sapi.
“Untuk saat ini penanganan PMK itu dalam pemberian vaksin. Kalau kena penyakitnya itu sebelum makanya kita antisipasinya dengan vaksin, lalu disinfeksi gitu, dan pemberian obatnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, pencegahan melalui vaksinasi, disinfeksi kandang, serta pengobatan cepat menjadi langkah utama dalam mengendalikan penyebaran PMK di lapangan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ternak di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....