Sekda Sanggau Paparkan Faktor Penentu Stabilitas Rupiah

  • 15 Mei 2026 20:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Sekretaris Daerah Sanggau, Aswin Khatib menyoroti sejumlah penyebab melemahkan nilai tukar rupiah dalam dinamika ekonomi nasional. Dikatakan, salah satu faktor penyebabnya adalah inflasi di Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara lain.

“Ketika inflasi dalam negeri lebih tinggi, daya beli rupiah terhadap barang dan jasa akan menurun. Kondisi itu biasanya ikut memberi tekanan terhadap nilai tukar rupiah di pasar,” kata Aswin saat ditemui di Kantor Bupati Sanggau pada Jumat, 15 Mei 2026.

Aswin menyebut, pelemahan rupiah tidak hanya dipicu inflasi, tetapi juga berkaitan dengan berbagai instrumen ekonomi lain yang saling memengaruhi. Diungkapkan, faktor lain yang turut menentukan adalah kebijakan suku bunga yang diterapkan pemerintah dan bank sentral.

“Inflasi memang berpengaruh terhadap kurs, tetapi tidak serta-merta membuat rupiah langsung jatuh. Ada mekanisme ekonomi lain yang ikut menentukan pergerakan nilai tukar,” jelasnya.

Ia memaparkan, stabilitas rupiah dipengaruhi kombinasi kebijakan moneter, kondisi pasar, serta situasi ekonomi global. Karena itu menurut Aswin, fluktuasi kurs tidak dapat dinilai hanya dari satu indikator ekonomi semata.

“Suku bunga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kekuatan rupiah di pasar. Kebijakan moneter harus dilihat bersama dengan perkembangan ekonomi global,” ungkapnya.

Aswin menilai, pemahaman masyarakat terhadap hubungan inflasi, suku bunga, dan nilai tukar penting agar tidak menilai kondisi ekonomi secara parsial. Ia menegaskan, stabilitas rupiah ditentukan oleh banyak faktor yang saling berkaitan dalam sistem perekonomian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....