Kasus Kebakaran Meningkat, Satpol PP Mabar Kekurangan Personel dan Armada

  • 14 Mei 2026 16:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Jumlah insiden kebakaran di Labuan Bajo dan wilayah Kabupaten Manggarai Barat terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, keterbatasan personel terlatih serta minimnya sarana dan prasarana menjadi tantangan serius bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Manggarai Barat dalam menangani kondisi tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya hanya mengandalkan sekitar 30 personel terlatih dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran yang beroperasi.

“TINGKAT kebakaran di Labuan Bajo sudah sangat tinggi. Karena itu, kesiapan personel dan sarpras sangat penting. Namun dari Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Labuan Bajo, sarpras masih belum memadai. Harus ada penambahan sarpras maupun SDM, termasuk peningkatan kualitas SDM,” ujar Yeremias Ontong dikutip dari Info Mabar, Senin 11 Mei 2026.

Berdasarkan data Satpol PP Manggarai Barat, jumlah kejadian kebakaran tercatat sebanyak 12 kasus pada tahun 2024, meningkat menjadi 23 kasus sepanjang tahun 2025. Sementara hingga Mei 2026, telah terjadi empat insiden kebakaran.

Lebih lanjut, Yeremias menyampaikan, armada yang saat ini tersedia hanya satu unit mobil damkar aktif dan satu unit mobil suplai air. Sementara satu unit mobil damkar lainnya mengalami kerusakan berat.

“Untuk saat ini kami hanya mengandalkan satu mobil damkar aktif. Satu unit mobil suplai baru sudah tersedia, dan satu unit mobil damkar tambahan direncanakan tiba pada Agustus 2026,” ungkapnya.

Dari sisi sumber daya manusia, Satpol PP Manggarai Barat memiliki sekitar 25 personel yang telah mendapat pelatihan khusus pemadam kebakaran dan penyelamatan (rescue). Namun jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal.

Sebagai upaya peningkatan kapasitas, pada tahun 2026 Satpol PP telah mengirim delapan personel mengikuti pendidikan dan pelatihan rescue. Dalam waktu dekat, dua personel tambahan juga akan dikirim untuk mengikuti pelatihan operator dan inspektur kebakaran.

Menurutnya, keberadaan inspektur kebakaran nantinya sangat penting untuk melakukan pemeriksaan hidran, jaringan utilitas, serta kelengkapan armada pemadam kebakaran.

Meski dengan berbagai keterbatasan, petugas damkar Manggarai Barat tetap menjalankan berbagai tugas penyelamatan, mulai dari penanganan kebakaran, evakuasi hewan liar, hingga penyelamatan barang berharga milik warga.

Guna mempercepat pelayanan darurat, Satpol PP Manggarai Barat menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui call center dan WhatsApp di nomor 085134407380.

“Kami berharap masyarakat segera melapor jika melihat potensi kebakaran atau membutuhkan bantuan. Setiap detik sangat berharga,” kata Yeremias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....