Dinkes Manggarai Barat Latih 48 Petugas SPPG Wae Kelambu soal Keamanan Pangan MBG
- 14 Mei 2026 16:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pelatihan keamanan pangan bagi 48 petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wae Kelambu guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar kesehatan dan higienitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Theresia P. Asmon, mengatakan pelatihan tersebut menjadi syarat wajib sebelum operasional penuh SPPG, sekaligus untuk memastikan setiap unit memiliki sertifikat laik higiene sanitasi sesuai standar Kementerian Kesehatan.
| Baca juga: 10 Anak di NTT Terpapar Radikalisme Digital |
“SPPG ini bukan sekadar dapur umum, tetapi pusat operasional program nasional yang harus memenuhi standar industri pangan. Semua petugas wajib memahami keamanan pangan dari proses awal hingga distribusi,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Labuan Bajo, Kamis 14 Mei 2026.
Pelatihan tersebut mencakup seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, sistem penyimpanan terpisah antara bahan mentah dan matang, penggunaan peralatan food grade, penerapan alat pelindung diri (APD), hingga distribusi makanan ke sekolah penerima manfaat.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga menerapkan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) untuk mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya dalam proses produksi makanan guna mencegah risiko keracunan.
Theresia juga menyampaikan, pengawasan terhadap operasional SPPG akan dilakukan secara berkala melalui inspeksi lapangan serta uji laboratorium rutin terhadap sampel makanan dan sumber air yang digunakan.
“Pekerjaan para petugas memang berada di belakang layar, tetapi keberhasilan program nasional ini sangat bergantung pada kedisiplinan mereka dalam menerapkan standar keamanan pangan,” ungkapnya.
Adapun melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan berharap seluruh layanan MBG di Manggarai Barat dapat berjalan aman, sehat, dan memberikan manfaat optimal bagi para pelajar sebagai penerima program
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....