Pasokan Berkurang, Harga Sayur di Sanggau Melonjak
- 11 Mei 2026 19:07 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Harga kacang panjang dan timun di Pasar Sentral Sanggau mengalami kenaikan signifikan dalam dua hari terakhir. Salah seorang pedagang sayur, Wida menyebut, kenaikan harga dipicu berkurangnya pasokan sayuran di tingkat pemasok.
“Menurut informasi dari pemasok, kenaikan ini bukan karena gagal panen, tetapi karena kebutuhan program MBG yang cukup besar. Banyak stok sayur langsung dialokasikan ke kebutuhan MBG sehingga pasokan ke pasar umum menjadi berkurang,” ucap Wida saat ditemui di Pasar Sentral Sanggau, Senin 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, harga kacang panjang dan timun saat ini mencapai Rp25.000 per kilogram untuk penjualan eceran kepada pembeli umum. Kondisi tersebut berbeda dibanding harga normal sebelumnya yang berkisar antara Rp15.000 hingga Rp18.000 per kilogram.
“Kalau pembelian dalam jumlah banyak biasanya bisa kami jual Rp22.000 per kilogram, tetapi untuk eceran satu kilogram tetap Rp25.000. Sebelumnya harga standar hanya sekitar Rp15.000 sampai Rp18.000 paling mahal,” katanya.
Menurut Wida, terbatasnya distribusi sayur dari pemasok membuat para pedagang kesulitan menjaga kestabilan harga di pasaran. Pasokan lokal dari wilayah sekitar Sanggau disebut belum mampu memenuhi tingginya permintaan pasar dalam beberapa hari terakhir.
“Stok sayur sebenarnya masih ada dan cukup untuk kebutuhan masyarakat, hanya saja sekarang sebagian pasokan juga masuk ke program MBG. Jadi barang yang masuk ke pasar umum memang sedikit berkurang dibanding biasanya,” ungkapnya.
Wida mengatakan, meski harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di Pasar Sentral Sanggau masih berjalan normal dan ramai dikunjungi masyarakat. Ia berharap, pasokan sayur dari daerah pemasok kembali lancar agar harga kacang panjang dan timun dapat segera stabil dalam waktu dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....