Debit Air Embung Binalatung Menipis, PDAM Tarakan Imbau Warga Hemat Air
- 05 Mei 2026 11:25 WIB
- Tarakan
Poin Utama
- PDAM Tirta Alam Tarakan Imbau Warga Hemat Air
- Debit Air Embung Binalatung Menipis, Suplay air baku wilayah Tarakan Tengah akan terdampak
- PDAM menyarankan warga untuk memanfaatkan air hujan jika terjadi hujan lebat guna cadangan kebutuhan rumah tangga.
RRI.CO.ID, Tarakan – Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, S.Pd., M.M., M.H., memberikan peringatan dini kepada masyarakat Kota Tarakan terkait kondisi cadangan air baku yang kian mengkhawatirkan. Dalam pantauan langsung di Embung Binalatung, Kampung 1, terlihat penurunan debit air yang cukup signifikan.
Menurut Iwan Setiawan, kondisi air di bendungan saat ini berada di level minus 132 centimeter. Meskipun hujan mengguyur Kota Tarakan hampir setiap hari, intensitas curah hujan yang rendah belum mampu mengisi kembali cadangan air di embung tersebut secara optimal.
"Hujan terjadi setiap hari, namun curahnya rendah. Akibatnya, cadangan air di Bendungan Binalatung ini terus menipis," ujar Iwan Setiawan di lokasi pemantauan (5/5/2026).
Iwan menambahkan, bendungan Binalatung merupakan sumber air utama yang melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Tarakan Tengah.
Dengan menipisnya stok air baku, PDAM Tirta Alam Tarakan mengeluarkan beberapa poin imbauan bagi pelanggan.
"Gunakan air seperlunya, hemat dalam pemakaian air sehari-hari dan mulai menampung air saat hujan karena penipisan cadangan air ini berpotensi mengganggu distribusi air bersih", terang Iwan.
Pihak PDAM berharap, curah hujan di wilayah tangkapan air segera kembali normal dengan intensitas yang lebih deras agar debit air di embung dapat kembali stabil dan mencukupi kebutuhan seluruh pelanggan, khususnya di wilayah pelayanan Tarakan Tengah. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....