Gubernur NTT Luncurkan Gerakan Jam Belajar saat Hardiknas 2026
- 03 Mei 2026 20:57 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Provinsi NTT yang digelar di Alun-alun I.H. Doko, Sabtu, 2 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya mendorong peserta didik memiliki kemampuan akademik, karakter kuat, serta jiwa kewirausahaan agar mampu mengelola potensi daerah secara optimal.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Melki membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen membangun pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkarakter. Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong transformasi pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, kesejahteraan guru, digitalisasi sekolah, serta pemerataan akses pendidikan.
Menurut Gubernur Melki, arah kebijakan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan sumber daya manusia di NTT. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk generasi yang kreatif, berdaya saing, dan berani menciptakan peluang di tengah dinamika zaman.
“Pendidikan bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi membentuk generasi yang unggul, berkarakter, kreatif, dan memiliki keberanian untuk menciptakan peluang,” ujar Melki.
Dalam momentum tersebut, Gubernur juga secara resmi meluncurkan Peraturan Gubernur tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan dengan mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah, termasuk pembatasan penggunaan gawai guna menciptakan interaksi yang lebih sehat.
Program Gerakan Jam Belajar dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat di luar jam sekolah dengan pendekatan fleksibel sesuai kondisi keluarga. Selain fokus pada aspek akademik, program ini juga menekankan pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, literasi, hingga pelestarian budaya lokal.
Peringatan Hardiknas ini turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif siswa, mulai dari atraksi bela diri, drumband, hingga pameran kewirausahaan pelajar se-NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....