Distan Mataram Pastikan Stok Daging Aman hingga Idul Adha
- 29 Apr 2026 09:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kota Mataram memastikan ketersediaan daging sapi bagi masyarakat tetap aman. Kepastian ini ditopang oleh pasokan rutin sapi potong dari Pulau Sumbawa yang setiap hari masuk ke rumah potong hewan (RPH) di wilayah kota.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, menjelaskan bahwa rata-rata sekitar 75 ekor sapi dipotong setiap hari di dua RPH untuk menjaga ketersediaan daging segar di pasar tradisional.
“Setiap hari ada sekitar 75 ekor sapi dari Sumbawa yang dipotong di dua RPH. Ini untuk memastikan stok daging segar tetap tersedia dan harga tetap stabil,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Ia mengungkapkan, untuk mendukung kebutuhan tersebut, pihaknya rutin menerbitkan sekitar lima rekomendasi pemasukan sapi potong dari Pulau Sumbawa. Setiap rekomendasi mencakup 15 ekor sapi yang diperuntukkan khusus bagi pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat Mataram.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi solusi atas keterbatasan sapi lokal yang jumlahnya terbatas serta memiliki harga relatif lebih tinggi di pasaran.
“Kita akui, stok sapi lokal masih kurang dan harganya cenderung lebih mahal. Karena itu, pasokan dari Sumbawa menjadi penopang utama,” jelasnya.
Hapiludin menegaskan, sapi yang didatangkan dari luar daerah tersebut hanya diperbolehkan untuk dipotong di RPH dan tidak boleh diperjualbelikan kembali dalam kondisi hidup. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah pengendalian lalu lintas ternak sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit hewan.
“Sapi dari Sumbawa itu khusus untuk dipotong di RPH, tidak boleh dijual kembali sebagai hewan hidup. Ini sudah sesuai aturan untuk menjaga kesehatan ternak di daerah,” ucapnya.
Sementara itu, sapi yang dijual oleh pedagang musiman di pinggir jalan menjelang Iduladha dipastikan berasal dari peternak lokal. Untuk jenis ini, tidak diperlukan rekomendasi khusus seperti halnya sapi antar-pulau.
Dari sisi harga, Dinas Pertanian mencatat harga daging sapi di tingkat RPH masih berada pada kisaran normal, yakni sekitar Rp130.000 per kilogram. Meski demikian, potensi kenaikan harga tetap ada seiring meningkatnya permintaan mendekati hari raya.
“Harga masih normal, tapi biasanya menjelang Iduladha ada kenaikan karena permintaan meningkat. Ini hukum pasar,” katanya.
Dinas Pertanian juga sambungnya terus memantau distribusi produk turunan hewan lainnya, seperti daging beku, telur, susu, hingga produk olahan seperti nugget dan sosis.
"Kami ingin menjamin kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara menyeluruh," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....