Vaksinasi Gratis Jadi Andalan Cegah Rabies di Mataram
- 22 Jun 2026 07:09 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pertanian menyiapkan sekitar 500 hingga 700 dosis vaksin Hewan Penular Rabies (HPR) untuk menekan risiko penyebaran rabies di wilayah setempat. Program vaksinasi gratis bagi anjing dan kucing peliharaan warga itu digencarkan sebagai langkah preventif guna memutus mata rantai penularan penyakit yang berbahaya bagi hewan maupun manusia.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan vaksinasi kini menjadi strategi utama penanganan HPR setelah metode eliminasi tidak lagi diterapkan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami fokus pada metode vaksinasi sebagai upaya pencegahan. Saat ini stok vaksin yang tersedia sekitar 500 sampai 700 dosis dan siap diberikan kepada masyarakat secara gratis,” ujarnya, 21 Juni 2026.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga yang memiliki hewan peliharaan. Meski demikian, Dinas Pertanian mengakui cakupan vaksinasi belum mampu menjangkau seluruh HPR, terutama anjing liar yang berkeliaran di sejumlah kawasan.
Menurut Hapiludin,Selain memanfaatkan layanan gratis dari pemerintah, sebagian pemilik hewan juga secara mandiri membawa hewan peliharaannya ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) maupun dokter hewan untuk mendapatkan vaksin rabies.
“Kendala terbesar adalah proses penangkapan anjing liar yang cukup sulit dilakukan di lapangan, sehingga vaksinasi lebih diprioritaskan untuk hewan peliharaan yang belum pernah mendapatkan vaksin,” katanya.
Untuk mendukung upaya pengendalian rabies, Dinas Pertanian juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Tumpukan sampah dinilai dapat menjadi sumber pakan yang menarik kedatangan anjing liar dan berpotensi meningkatkan populasi HPR di kawasan permukiman.
"Kami berharap artisipasi masyarakat,sebab menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas rabies," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....