Pendekatan Spiritual Jadi Metode Pemulihan ODGJ di LPK Samaria
- 28 Apr 2026 13:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Keterbatasan tenaga medis spesialis tidak menghentikan upaya pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ende. LPK Samaria mengandalkan pendekatan “terapi kasih” melalui rutinitas disiplin, pembinaan rohani, dan pelatihan keterampilan untuk membantu proses pemulihan penghuni panti.
Sejak berdiri pada 2017, rumah singgah ini menampung ODGJ terlantar tanpa pendampingan psikiater tetap. Namun, pengasuh tetap menjalankan pola perawatan terstruktur yang menekankan keseimbangan fisik, mental, dan spiritual.
Setiap hari, penghuni memulai aktivitas sejak pukul 06.00 WITA dengan merawat diri, dilanjutkan doa bersama dan kegiatan harian. Mama Rovina atau Mama Nining, salah satu pengasuh, memimpin pembinaan rohani sebagai bagian dari penguatan mental pasien.
“Semua dilakukan dengan hati, bukan sekadar rutinitas. Kami percaya pendekatan ini membantu mereka lebih tenang,” ujarnya dalam Podcast RRI Ende.
Pendekatan spiritual diterapkan secara inklusif tanpa membedakan agama. Penghuni difasilitasi beribadah sesuai keyakinan masing-masing, dengan tujuan membangun ketenangan batin sebagai bagian dari proses pemulihan.
Selain itu, penghuni juga dilatih keterampilan dasar seperti menjahit, berkebun, hingga beternak. Aktivitas ini bertujuan membangun rasa tanggung jawab dan kesiapan kembali ke masyarakat setelah kondisi membaik.
Menurut Mama Nining, pendekatan persuasif terbukti lebih efektif dibandingkan tindakan keras. Ia mencontohkan pasien yang mengalami kecemasan berat dapat lebih tenang setelah diajak membaca kitab suci dan berinteraksi secara intens.
“Kalau didekati dengan kasih, mereka lebih cepat berubah,” katanya.
Meski demikian, keterbatasan fasilitas dan tenaga pendamping tetap menjadi tantangan utama. Pengelola berharap adanya dukungan pemerintah dan tenaga profesional untuk memperkuat layanan yang sudah berjalan.
Upaya LPK Samaria menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi solusi alternatif dalam penanganan ODGJ, terutama di daerah dengan akses layanan kesehatan jiwa yang terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....