Waspada Rabies, Perlu Peran Bersama

  • 27 Apr 2026 17:25 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kasus rabies di Kabupaten Sanggau masih menjadi perhatian serius karena angka gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) yang tergolong tinggi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai wilayah. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan serta upaya pengendalian yang lebih optimal dan berkelanjutan di tengah masyarakat luas.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Ambius Anton, mengatakan kasus gigitan HPR didominasi oleh hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kera yang banyak dipelihara warga. Hal ini menjadi tantangan karena hewan-hewan tersebut sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat dan sering berinteraksi langsung dengan manusia.

“Kasus rabies di Kabupaten Sanggau masih tinggi dengan puluhan ribu gigitan Hewan Penular Rabies, didominasi oleh hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kera, yang menunjukkan pengendalian belum optimal,” ungkap Ambius Anton dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Senin 27 April 2026.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya kasus rabies adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan vaksinasi hewan peliharaan secara rutin dan menyeluruh. Padahal, vaksinasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran virus rabies sekaligus melindungi kesehatan manusia.

Ia menjelaskan selain vaksinasi, pengawasan terhadap hewan peliharaan juga perlu ditingkatkan secara konsisten oleh setiap pemiliknya di lingkungan masing-masing. Dengan perawatan yang baik dan pengendalian yang tepat serta bertanggung jawab, risiko penularan rabies dapat diminimalisir secara efektif.

Ditambahkan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung program pengendalian rabies yang dilakukan pemerintah daerah secara berkelanjutan. Edukasi serta sosialisasi yang terus dilakukan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya rabies dan pentingnya pencegahan sejak dini.

“Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan vaksinasi hewan menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan peran aktif semua pihak untuk menekan penyebaran rabies,” katanya.

Anton berharap melalui upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat secara sinergis dan berkesinambungan, kasus rabies di Kabupaten Sanggau dapat ditekan secara signifikan dari waktu ke waktu. Dengan demikian, kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik dan risiko penyebaran rabies dapat diminimalisir secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....