Pelatihan Mental Guru Jadi Langkah Awal Perbaikan Pendidikan Kaltim

  • 26 Apr 2026 00:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kegiatan program pembinaan mental dan sikap bagi guru dan tenaga kependidikan yang dilatih langsung oleh instruktur prajurit TNI AD dari Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakusuma resmi ditutup oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan.

Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sebagai langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidik di Kalimantan Timur. Ia menilai program ini kemungkinan menjadi yang pertama dilakukan secara menyeluruh di wilayah tersebut.

“Kemungkinan ini pertama kali se-Kaltim ya, dengan adanya kegiatan ini ke depannya bapak ibu pendidik dan tenaga kependidikan bisa jauh lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Samarinda, Elis Susiana, menjelaskan bahwa pembinaan mental dan sikap ini terintegrasi dengan kegiatan in-house training yang bertujuan meningkatkan kapabilitas pendidik dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan ini kami selenggarakan sejak tanggal 24 sampai dengan 25 April 2026 dan terintegrasi dengan pelatihan peningkatan kapabilitas,” ujarnya.

Elis menambahkan, pasca kegiatan ini para tenaga pendidik diharapkan dapat langsung mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam lingkungan kerja sehingga mampu membentuk pola pikir berkembang atau growth mindset.

“Action yang harus dilakukan adalah implementasi sehingga nanti berdampak pada growth mindset bagi pegawai, baik pendidik maupun tenaga kependidikan,” katanya.

Menurutnya, implementasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja serta kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan SMK Negeri 3 Samarinda.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Ir. Rahmat Ramadhan, S.T., M.M. dan Kepala SMK Negeri 3 Samarinda, Elis Susiana, S.Pd., M.Pd., saat melepas secara simbolis tanda peserta sebagai tanda di tutupnya kegiatan Bintalsik di SMKN 3 Samarinda. (Foto : RRI/Dedi)

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa program ini menjadi persiapan penting bagi siswa kelas XI yang akan mengikuti kegiatan serupa pada bulan berikutnya.

“Pegawai harus siap terlebih dahulu agar nanti bisa mendampingi siswa dengan baik dalam kegiatan pembinaan mental dan sikap,” ucapnya.

Instruktur dari Jasmani Militer Korem 091/Aji Surya Natakusuma, Peltu Suhariyono, menjelaskan bahwa selama dua hari pelatihan peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan kedisiplinan.

“Materinya meliputi wawasan kebangsaan, PBB, kedisiplinan termasuk PPM atau peraturan penghormatan militer, serta kepemimpinan. Di akhir kegiatan juga dilakukan outbound untuk membangun kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab para guru dalam menjalankan tugasnya di sekolah.

“Tujuannya meningkatkan kepemimpinan di sekolah, kedisiplinan, kerja sama, serta ketepatan waktu dalam menjalankan tugas,” katanya.

Suhariyono berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan, tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga untuk kemajuan peserta didik.

“Harapan kami yang paling utama adalah meningkatkan diri sendiri bagi yang menerima pelatihan, serta mendorong siswa menjadi lebih maju dan berguna bagi nusa dan bangsa,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....