Sistem Baru TKA 2026 Uji Kesiapan Sekolah di Sanggau

  • 23 Apr 2026 11:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, EntikongPelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 di sejumlah sekolah di Kabupaten Sanggau menghadirkan dinamika baru. Perubahan petunjuk teknis (juknis) yang lebih ketat, ditambah sistem pengawasan langsung dari pusat, membuat sekolah dan orang tua harus beradaptasi cepat di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan.

Kepala SD Negeri 22 Penyeladi, Titis Kartikawati, mengungkapkan bahwa perubahan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran. Meski demikian, pihak sekolah tetap berupaya melakukan berbagai langkah strategis agar siswa siap menghadapi ujian.

Menurutnya, perbedaan juknis tahun ini terasa cukup signifikan, terutama dalam hal pengawasan dan standar pelaksanaan. Kondisi tersebut bahkan dirasakan sebagai tantangan tersendiri bagi sekolah maupun orang tua.

“Dalam TKA ini ada beberapa hal baru seperti juknisnya yang sedikit berbeda dan lebih ketat sehingga seolah-olah menjadi momok bagi sekolah dan orang tua,” kata Kartika dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Kamis 23 April 2026.

Ia menjelaskan, salah satu perubahan mencolok adalah adanya pengawasan langsung dari pusat melalui aplikasi Zoom. Sistem ini diterapkan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai aturan sekaligus meminimalisasi potensi kecurangan di lapangan.

Menghadapi situasi tersebut, kata Kartika, pihak sekolah telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari sosialisasi kepada orang tua hingga peningkatan kesiapan siswa sejak dini. Upaya ini dinilai penting mengingat hasil TKA menjadi salah satu penentu bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tak hanya sebagai kepala sekolah, Kartika merasakan langsung kekhawatiran sebagai orang tua. Ia mengaku memiliki dua anak yang akan mengikuti TKA tahun ini, sehingga tekanan yang dirasakan menjadi berlipat.

“Saya sebagai orang tua dan guru, juga punya dua anak yang akan mengikuti TKA tahun ini, jadi perasaan saya was-was,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekhawatiran juga muncul karena hasil ujian dapat langsung diketahui setelah siswa menyelesaikan soal. Di sisi lain, kemampuan siswa yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan hasil yang optimal.

Lebih lanjut disampaikan Kartika, dengan berbagai penyesuaian yang dilakukan, pelaksanaan TKA 2026 di Kabupaten Sanggau diharapkan tetap berjalan lancar. Lebih dari itu, sistem yang semakin ketat diharapkan mampu mendorong terciptanya proses evaluasi pendidikan yang lebih objektif, transparan, dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....