Pemkab Sanggau Tak Toleransi ASN Terlibat Narkoba
- 20 Apr 2026 22:09 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan komitmen menjaga aparatur sipil negara (ASN) tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Aswin Khatib, Sekda Sanggau menegaskan, pihaknya siap melakukan sanksi disiplin hingga pemberhentian bagi ASN yang terbukti terlibat kasus narkotika di jajaran Pemda Sanggau.
“Kita tidak ingin ada ASN yang terlibat narkoba, karena kalau terbukti pasti sanksi disiplin berjalan dan bisa sampai pemberhentian,” kata Aswin Khatib dalam Dialog P4GN PN di Sanggau, Senin 20 April 2026.
Ia menyampaikan, langkah pengawasan sempat dilakukan melalui tes urin pada periode sebelumnya sebagai upaya deteksi dini. Disebutkan, kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga integritas birokrasi di lingkungan pemda.
| Baca juga: ASN Sanggau Dukung Ayah Antar Anak Sekolah |
“Sebelumnya sudah pernah dilakukan tes urin untuk memastikan ASN kita tetap bebas dari narkoba,” ungkapnya.
Menurutnya, selain pengawasan, kesadaran individu ASN juga menjadi faktor penting dalam pencegahan. Ia mendorong, agar ASN untuk secara mandiri memastikan dirinya terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Kami mengimbau ASN untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri, misalnya saat membutuhkan surat bebas narkoba,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pelaksanaan tes urin ke depan. Menurutnya, langkah ini dapat memperkuat pengawasan secara menyeluruh di lingkungan pemda Sanggau.
“Ke depan kita lihat peluang kerja sama dengan BNN untuk tes urine, karena itu langkah yang baik untuk memastikan kondisi ASN,” jelasnya.
Aswin memastikan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran terkait narkoba di lingkungan ASN pemda Sanggau. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas dari narkoba.
“Kalau terbukti positif, sanksi disiplin pasti diberlakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....