Jeruk Semboro Mulai Manis Meski Belum Musim Panen, Petani Lakukan Petik Selektif

  • 16 Apr 2026 10:28 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Kebun jeruk di Kecamatan Semboro mulai menunjukkan kualitas buah yang baik meski masih sekitar dua bulan menjelang masa panen utama. Sejumlah buah yang telah matang di pohon diketahui sudah memiliki rasa manis dan segar.

Berdasarkan hasil pemantauan langsung Rabu 15 April 2026, di salah satu kebun milik warga, jeruk Semboro yang secara tampilan masih berwarna hijau ternyata telah memiliki rasa manis khas. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kematangan buah tidak selalu ditandai dari perubahan warna kulit semata.

Pemilik kebun, Ibu Naura, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut merupakan hal yang lazim dalam siklus tanaman jeruk. Menurutnya, tidak semua buah matang secara bersamaan, sehingga sebagian sudah bisa dipetik lebih awal.

“Memang ada beberapa buah yang matang lebih dulu. Walaupun warnanya masih hijau, rasanya sudah manis. Ini hal biasa, nanti panen utamanya tetap sekitar dua bulan lagi,” ujar Naura saat ditemui di kebunnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kualitas rasa yang sudah terbentuk sejak awal tidak lepas dari perawatan tanaman yang dilakukan secara rutin. Pemupukan yang tepat, pengairan yang cukup, serta pengendalian hama menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas buah.

“Perawatan harus konsisten, mulai dari pemupukan sampai penyiraman. Selain itu, kondisi tanah di sini juga mendukung, jadi hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.

Selain faktor perawatan, kondisi lingkungan di wilayah Semboro juga dinilai berperan besar dalam proses pertumbuhan jeruk. Iklim yang relatif stabil serta struktur tanah yang subur menjadi keunggulan tersendiri bagi petani setempat.

Jeruk Semboro sendiri dikenal sebagai salah satu komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Jember. Buah ini memiliki cita rasa manis segar dengan aroma khas yang cukup diminati di pasaran.

Dengan mulai matangnya sebagian buah sebelum masa panen raya, petani kini memiliki peluang untuk melakukan petik selektif. Metode ini memungkinkan buah yang telah matang dipasarkan lebih awal tanpa harus menunggu seluruh tanaman siap panen.

Kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi hasil panen mendatang. Petani berharap kualitas jeruk tetap terjaga hingga masa panen tiba, sehingga dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memperkuat sektor pertanian di wilayah Semboro.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....