SMP 1 Entikong Perkuat Digitalisasi Guru

  • 13 Apr 2026 16:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Sekolah di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan di era digital. Salahsatunya ditunjukkan SMP Negeri 1 Entikong yang menggelar In House Training (IHT) dengan target meningkatkan kompetensi guru berbasis teknologi.

Kepala SMP Negeri 1 Entikong, Zakarias Iwan Kristiono menyampaikan, penguatan kapasitas guru menjadi langkah strategis, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah perbatasan dengan tantangan akses dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, kegiatan pengembangan kompetensi guru bidang digital melalui pelatihan ini terus di laksanakan.

“Melalui IHT ini, kami ingin memastikan guru mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Ini penting agar siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan aplikatif,” kata Zakarias, Senin 13 April 2026.

In House Training (IHT) di SMPN 1 Entikong, Senin 13 April 2026. (Foto: RRI/Rangga)

Sementara itu, Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Suharna menyampaikan, penggunaan media digital kini menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan. Setiap lini tugas, termasuk bidang pendidikan diharuskan mengunakan teknologi dalam pembelajaran.

“Guru harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Media digital dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik,” kata Suharna.

Disampaikannya, dari kegiatan IHT, disampaikan materi khusus terkait pembelajaran dan Teknik mengunakan teknologi digital bagi para peserta yakni pendidik sesuai dengan tingkatannya. Para guru diberikan kesempatan mengeksplorasi berbagai platform pembelajaran digital serta saling berbagi praktik baik.

Salah seorang peserta, Lilik Purnamawati mengaku, mendapat banyak ilmu baru terutama dari sistem digital. Pelatihan tersebut memberikan wawasan baru serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di kelas.

“Saya sadar betul kalau kegiatan ini sangat membantu kami sebagai guru untuk lebih kreatif dalam membuat media pembelajaran. Saya jadi lebih percaya diri menggunakan berbagai aplikasi digital untuk mendukung proses belajar mengajar,” ucap Lilik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....