Disdamkar Samarinda Ingatkan Warga Antisipasi Kebakaran Selama Lebaran
- 20 Mar 2026 20:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama periode Idulfitri 1447 Hijriah, terutama saat banyak rumah ditinggalkan pemiliknya untuk mudik.
Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
“Kami sudah turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan, salah satunya lewat program Probebaya, untuk mengingatkan warga agar lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026
Menurutnya, musim mudik menjadi salah satu periode yang cukup rawan terjadinya kebakaran. Kondisi rumah yang kosong dalam waktu lama membuat potensi bahaya sering tidak terdeteksi lebih awal. Hendra menyebut, sejumlah kejadian kebakaran di Samarinda sebelumnya juga kerap dipicu oleh masalah kelistrikan maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga saat rumah ditinggalkan.
“Kalau rumah akan ditinggalkan, pastikan kompor sudah dimatikan dengan benar dan colokan listrik yang tidak digunakan dicabut untuk menghindari korsleting,” ucapnya, menjelaskan.
Berdasarkan data yang dimiliki Disdamkarmat Samarinda, sebagian besar kasus kebakaran di kota ini masih disebabkan oleh korsleting listrik. Persentasenya bahkan mencapai lebih dari setengah dari total kejadian kebakaran yang tercatat.
“Sekitar lebih dari 50 persen kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, sementara sisanya biasanya karena kelalaian seperti kompor yang masih menyala atau aktivitas memasak yang ditinggalkan,” kata Hendra.
Selain memberikan sosialisasi secara langsung kepada warga, Disdamkarmat juga memasang papan imbauan di sejumlah titik strategis sebagai pengingat agar masyarakat lebih waspada sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Hendra juga mengajak masyarakat untuk saling memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya kebakaran. Menurutnya, langkah pencegahan sederhana dapat mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....