Harga Telur dan Cabai di Cirebon Naik Tipis jelang Hari Raya Idulfitri

  • 19 Mar 2026 20:29 WIB
  •  Cirebon

RRI. CO.ID, Cirebon - Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Kota Cirebon terpantau mengalami kenaikan tipis saat sidak pasar pada Kamis, 19 Maret 2026.. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang momentum Hari Raya Idulfitri yang sebentar lagi tiba.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon Hj. Elmi Masruroh, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa fenomena ini disebut sebagai "meremahan". Istilah tersebut merujuk pada kebiasaan naiknya harga di tingkat pedagang karena momentum hari besar keagamaan.

"Kalau setelah lebaran kan ini juga kan harga-harga naik itu istilahnya karena meremahan ya. Kalau istilah di pedagang itu kan seperti itu," ujarnya kepada RRI Kamis, 19 Maret 2026. Kenaikan harga dilaporkan terjadi pada telur ayam ras yang mencapai Rp31.000 hingga Rp31.500 per kilogram.

Meskipun Harga Acuan Pemerintah (HAP) telur adalah Rp30.000, Elmi, menilai kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan. Begitu pula dengan harga gula pasir yang terpantau di angka Rp18.000, sedikit di atas HET Rp17.500.

Komoditas cabai rawit merah atau "cabe setan" menjadi yang paling tinggi kenaikannya dengan harga mencapai Rp80.000 sampai Rp120.000 per kilogram. Sementara bawang merah masih ditemukan ada yang menjual di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Ia juga, memprediksi harga-harga tersebut akan kembali turun normal setelah perayaan Idulfitri usai. Dinas juga berencana mengadakan gerakan pangan murah pada bulan April untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat tetap bisa menjangkau pangan dengan harga yang murah dan berkualitas. Koordinasi dengan instansi terkait terus diperkuat guna memantau pergerakan harga harian secara intensif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....