Tren Kuliner Viral Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Cirebon

  • 06 Jul 2026 16:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Fenomena kuliner viral dan tempat nongkrong yang Instagramable dinilai turut mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Cirebon. Media sosial menjadi salah satu faktor yang memperkenalkan destinasi kuliner Cirebon kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Cirebon, Idha Kartika, mengatakan tren tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kuliner maupun sektor pariwisata. Menurutnya, hampir seluruh restoran, kafe, dan tempat kuliner merasakan peningkatan jumlah pengunjung.

"Dengan banyaknya TikTok, YouTube, dan media sosial lainnya, tempat hiburan maupun kuliner sekarang semakin dikenal. Saya lihat semuanya terisi dan ada peningkatan kunjungan," ujarnya kepada RRI, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pengunjung saat ini cenderung mencari tempat yang nyaman, alami, dan menarik untuk dibagikan di media sosial. Tren yang berkembang di platform digital juga menjadi acuan masyarakat dalam menentukan destinasi kuliner yang akan dikunjungi.

Menurut Idha, dampak positif tersebut tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat citra Kabupaten Cirebon sebagai destinasi wisata. Cirebon kini tidak hanya dikenal sebagai kota wisata religi, tetapi juga memiliki daya tarik wisata kuliner yang semakin berkembang.

Ia mengungkapkan, banyak wisatawan dari luar daerah yang sengaja datang ke Cirebon hanya untuk menikmati kuliner khas. Salah satunya wisatawan dari Jakarta yang datang untuk mencicipi empal gentong, nasi jamblang, hingga menikmati suasana kafe sebelum kembali pada hari yang sama.

"Kami pernah bertemu tamu dari Jakarta yang datang hanya untuk makan empal gentong, nasi jamblang, lalu nongkrong dan malamnya langsung pulang. Itu menunjukkan Cirebon sudah semakin dikenal karena wisata kulinernya," katanya.

Baca juga: PHRI Cirebon: Okupansi Hotel Naik hingga 30 Persen saat Libur Sekolah

Idha menilai akses jalan tol yang semakin baik turut mempermudah wisatawan berkunjung ke Cirebon. Waktu tempuh yang relatif singkat membuat masyarakat dari kota-kota sekitar lebih tertarik menghabiskan waktu libur dengan berburu kuliner di Kota Udang.

Ia berharap meningkatnya kunjungan wisatawan dapat terus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, semakin berkembangnya sektor kuliner juga akan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui sektor pajak.

Idha menambahkan, keberadaan media sosial menjadi sarana promosi yang sangat efektif untuk memperkenalkan potensi wisata kuliner Cirebon kepada masyarakat luas. Ia meyakini semakin banyak konten viral tentang Cirebon, semakin besar pula peluang industri kuliner lokal berkembang dan menarik wisatawan dari berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....