APBDes Sotok Tahun Ini Prioritaskan Kebutuhan Warga

  • 05 Mar 2026 14:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO. ID Entikong - Pemerintah Desa Sotok, Kabupaten Sanggau menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Dalam penetapan tersebut, sejumlah program yang menjadi kebutuhan masyarakat diprioritaskan untuk dilaksanakan tahun ini.

Kepala Desa Sotok, Markus Deki menyampaikan, program prioritas desa diarahkan pada beberapa sektor penting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Program tersebut meliputi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), ketahanan pangan, penanganan stunting, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, serta program Open Defecation Free (ODF).

“Program prioritas Desa Sotok tahun 2026 difokuskan pada BLT-DD, ketahanan pangan, penanganan stunting, pembentukan Kopdes Merah Putih, serta program ODF untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Markus Deki usai menggelar Musdesus APBdes di Sotok, Kamis 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan, besaran Dana Desa yang diterima Desa Sotok pada tahun 2026 mencapai Rp342.451.000. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program prioritas berdasarkan hasil kesepakatan dalam musyawarah desa khusus.

“Dana desa tahun ini sebesar Rp342.451.000 dan pembagiannya telah disepakati bersama melalui Musdesus dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat,” ucap Markus Deki.

Namun demikian, Pemerintah Desa Sotok menghadapi tantangan karena adanya penurunan Dana Desa dibandingkan tahun sebelumnya. Pengurangan anggaran tersebut mencapai hampir 60 persen sehingga perlu penyesuaian dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Untuk tahun 2026 Dana Desa mengalami penurunan hampir 60 persen dari tahun sebelumnya sehingga kami harus menyesuaikan prioritas kegiatan,” tutur Markus Deki.

Ia berharap, keterbatasan anggaran tidak menghambat upaya pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah Desa Sotok, disampikannya, tetap berkomitmen agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

“Kami berharap pembangunan tetap dapat berjalan dan dirasakan merata oleh masyarakat meskipun berada di tengah efisiensi anggaran,” ujar Markus Deki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....