Mobil DAK Bantuan Kemenhub Terbakar di Ruang KIR Dishub Ende
- 04 Mar 2026 18:53 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Satu unit mobil Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terbakar di ruangan KIR Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Sabtu 28 februari 2026 dini hari. Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar yang pertama kali melihat kobaran api dari area kantor dinas itu.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Gabriel Dala, yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Ia mengaku baru menerima informasi dari salah seorang staf sesaat sebelum pukul 05.00 Wita.
“Setibanya di lokasi sudah ada bantuan dari Damkar, namun mobilnya sudah terbakar,” ujar Gabriel Dala kepada RRI di ruang kerjanya, Rabu 4 maret 2026. Saat itu, api disebut telah melalap sebagian besar badan kendaraan yang berada di dalam ruangan KIR.
Ia menjelaskan, kendaraan tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang direncanakan untuk operasional bus sekolah di Kabupaten Ende. Bantuan itu diajukan melalui proposal resmi Pemerintah Kabupaten Ende guna mendukung layanan antar-jemput siswa.
Menurut Gabriel, berdasarkan petunjuk teknis dan surat keputusan dari Kementerian Perhubungan, kendaraan tersebut ditetapkan lokusnya pada Dinas Perhubungan dan tidak diperkenankan untuk dipindahtangankan. Skema itu berbeda dengan bantuan yang diajukan yayasan atau sekolah di daerah lain yang dapat langsung diserahkan kepada lembaga penerima.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari Kepolisian Resor Ende. Proses penanganan kasus tersebut kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan aparat kepolisian.
Secara hierarki, laporan kejadian telah disampaikan kepada Bupati Ende, dan kepala daerah disebut telah meninjau langsung lokasi kebakaran. Selain itu, komunikasi dengan pihak Kementerian Perhubungan juga telah dilakukan melalui sambungan telepon sambil menunggu hasil resmi penyelidikan.
Gabriel berharap, setelah proses hukum rampung, pihaknya dapat membangun kembali komunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan dukungan lanjutan. Ia membuka kemungkinan pengajuan kembali bantuan, baik dalam bentuk hibah kendaraan bus sekolah maupun skema lain yang langsung menyasar kebutuhan layanan transportasi pelajar di Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....