Cegah Kelangkaan Elpiji, DPRD Sanggau Dorong Pembangunan Infrastruktur
- 09 Feb 2026 21:02 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Langkah ini guna menunjang distribusi elpiji dan mencegah terjadinya kelangkaan di masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Yeremias Marselinus mengatakan, persoalan kelangkaan elpiji kerap terjadi akibat keterbatasan sarana distribusi serta akses yang cukup jauh terutama di wilayah pelosok. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur dinilai menjadi salah satu solusi untuk menekan persoalan tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan Disperindagkop dan pangkalan gas untuk mengantisipasi kenaikan harga serta kelangkaan elpiji menjelang hari besar keagamaan. Terutama di wilayah perbatasan yang terkendala akses dan infrastruktur,” Yeremias Marselinus, Senin 9 Februari 2026.
Ia menambahkan, DPRD Sanggau terus mendorong pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan instansi terkait serta Pertamina guna memetakan kebutuhan elpiji di setiap kecamatan. Dengan data yang akurat, menurutnya, distribusi elpiji diharapkan lebih tepat sasaran.
“Kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram yang melonjak di perbatasan disebabkan oleh masalah infrastruktur jalan. Misalnya dari pangkalan resmi di Entikong ke daerah Suruh Tembawang, tentunya cukup jauh dan membutuhkan biaya yang cukup besar,” ucapnya.
Hingga saat ini, masih ada wilayah pelosok di Kabupaten Sanggau yang kesulitan mendapatkan elpiji karena akses yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat penting untuk menjaga stabilitas pasokan.
Selain itu, DPRD Sanggau juga meminta pengawasan distribusi elpiji terus diperketat untuk mencegah penyalahgunaan dan penyelewengan. Diharapkan, dengan ini kelangkaan dan kenaikan harga elpiji 3 kilogram dapat diantisipasi.
“Dengan pembangunan infrastruktur yang baik dan pengawasan yang ketat, kami berharap kelangkaan elpiji tidak lagi terjadi dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....