Rumah Warga Sendangan Selatan Terbakar, Kerugian Rp100 Juta

  • 06 Feb 2026 22:20 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa -  Satu unit rumah permanen milik warga di Lingkungan III, Kelurahan Sendangan Selatan, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, dilalap si jago merah pada Kamis, 5 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 Wita. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir melebihi Rp100 juta.

Api berhasil dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa sekitar 43 menit setelah kejadian. Pemadaman dipimpin langsung Kepala Dinas Damkar Melky Rumate dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam. Satu unit mobil pertama tiba dari pool Kecamatan Langowan, disusul tiga unit lainnya dari Tondano.

Pemilik rumah, Denny Laloan, mengaku baru kembali dari kebun saat melihat kepulan asap muncul dari bagian dapur rumahnya.

“Saya lihat banyak asap di dapur dan terdengar bunyi seperti hujan jatuh di atas seng, padahal cuaca sedang panas,” ujarnya.

Sementara itu, istrinya, Syane Umbas, yang berada di bagian dapur lain, mendapati asap sudah pekat ketika membuka pintu gudang.

“Terlihat api di sudut atas antara dapur dan gudang,” katanya.

Menyadari terjadi kebakaran, Denny segera mematikan panel meter listrik dan melapor ke PLN ULP Kawangkoan menggunakan sepeda motor. Warga sekitar juga berupaya memadamkan api secara manual dengan menyiram air dari sumur bor yang ditampung dalam toren, serta mencoba menghubungi call center Damkar meski belum tersambung.

Sebuah mobil penjual air bersih berkapasitas sekitar 2.200 liter lebih dulu tiba di lokasi dan membantu penyiraman dari bagian atap yang telah dijebol. Tak lama kemudian, mobil Damkar dari Langowan datang dan melakukan pemadaman dari dalam rumah hingga ke dapur. Tiga unit tambahan dari Tondano kemudian mempercepat proses pemadaman hingga api benar-benar padam sekitar pukul 14.30 Wita.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang kemudian merambat melalui rangka atap berbahan kayu. Meski belum menghitung secara rinci, Denny memperkirakan kerugian material mencapai lebih dari Rp100 juta, terutama karena kerusakan pada plafon rumah berbahan gypsum.

“Untuk pastinya nanti akan dihitung oleh yang ahli,” tuturnya.

Peristiwa ini menarik perhatian warga Kawangkoan dan Kawangkoan Utara. Camat Kawangkoan Stenly David Umboh bersama jajaran pemerintah kecamatan turut turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau situasi.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....