Nelayan Dilaporkan Hilang di Laut Balikpapan

  • 05 Feb 2026 22:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Seorang nelayan dilaporkan terjatuh dari perahu saat berlayar mencari ikan di Perairan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu 4 Februari 2026 sore. Hingga kini, korban masih dalam proses pencarian oleh tim terkait.

Menurut laporan yang di terima oleh Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di perairan Balikpapan dengan jarak sekitar 23 nautical mile (Nm) atau mil laut ke arah selatan dari Pelabuhan Somber Kota Balikpapan. Kejadian ini masuk dalam kategori kondisi yang membahayakan manusia.

Korban diketahui bernama Andi Indra Irawan (25), warga Jalan 21 Januari No.42, Kelurahan Baru Tengah RT 54, Kota Balikpapan. Korban dilaporkan terjatuh saat berada di buritan kapal ketika sedang mandi, sementara kapal dalam kondisi berlayar untuk memancing ikan.

Aipda Anang dari Satuan Polisi Air dan Udara (Polair) Polda Kalimantan Timur mengatakan, Informasi awal diterima setelah rekan-rekan korban yang berada di kapal melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Menurut laporannya, "saat korban terjatuh ke laut, tiga rekan korban yang berada di kapal sempat melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga beberapa waktu dilakukan penyisiran mandiri, korban tidak berhasil ditemukan", ujarnya.

Karena tidak membuahkan hasil, ketiga rekan korban kemudian memutuskan untuk menepi di Kampung Baru, Kota Balikpapan, guna meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian, katanya.

Aipda Anang menjelaskan, posisi terakhir korban berada di koordinat 1°34'10.5"S 116°48'00.5"E. "Lokasi tersebut cukup jauh dari daratan dan memiliki arus laut yang cukup kuat, sehingga menyulitkan proses pencarian," ucapnya.

Pihak kepolisian bersama unsur terkait hingga saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. "Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim," ujarnya.

Masyarakat nelayan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan saat melaut, termasuk menggunakan alat pengaman diri, guna meminimalisir risiko kecelakaan di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....