Ketahanan Pangan, Polda Jabar Tanam 2.000 Uwi Ungu

  • 03 Feb 2026 18:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat -  Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat melaksanakan penanaman komoditas uwi ungu sebanyak 2.000 bibit di lahan seluas 1,5 hektare yang berlokasi di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Selasa 3 Februari 2026.

Kegiatan penanaman tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dikembangkan pasca pengelolaan komoditas jagung. Penanaman uwi ungu ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan komoditas pangan alternatif yang berkelanjutan serta memiliki nilai ekonomis.

Program tersebut sekaligus memperkuat peran Biro SDM Polda Jawa Barat dalam mendukung kebijakan nasional di sektor ketahanan pangan. Kepala Biro SDM Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Rafly Samad mengatakan, bahwa pengembangan uwi ungu merupakan bentuk inovasi Polda Jabar dalam mendukung ketahanan pangan nasional jangka panjang.

“Setelah jagung, kami mengembangkan komoditas uwi ungu karena memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif yang bernilai ekonomi,” ujar Rafly Samad didampingi Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Barat AKBP Condro Sasongko.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Rafly, penanaman uwi ungu ini mengedepankan peran Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) sebagai penggerak utama di lapangan. Bakomsus terlibat aktif mulai dari tahap persiapan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman.

“Ini merupakan langkah awal agar para Bintara Kompetensi Khusus mampu belajar dan mengemban tanggung jawabnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Baca juga:Pemkot Siap Jalankan Arahan Presiden Soal Kebersihan Lingkungan

Saat ini, dari total 2.000 bibit uwi ungu yang disiapkan, sebanyak 1.000 bibit masih dalam proses pengeringan sebelum ditanam. Sementara itu, persiapan lahan terus dimatangkan agar seluruh tahapan penanaman dapat berjalan optimal.

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petugas telah membuat sebanyak 105 baris bedengan di atas lahan seluas 1,5 hektare tersebut. Selain itu, ajir atau turus sebagai penyangga tanaman telah terpasang sebanyak 1.600 batang dari target keseluruhan 3.000 batang.

Sementara Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Barat AKBP Condro Sasongko menambahkan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam keberhasilan budidaya uwi ungu. “Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari pembuatan bedengan hingga pemasangan ajir, dilakukan sesuai standar agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa program penanaman uwi ungu ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pengembangan komoditas pangan alternatif di wilayah lain. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

“Harapan kami, pengembangan uwi ungu ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta anggota Polri yang terlibat,” tutup Alumnus Akpol 2005 ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....