Dua Hotspot Terpantau, Polsek Tayan Hilir Verifikasi Lapangan

  • 01 Feb 2026 17:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengidentifikasi dua titik hotspot di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, yang berada di lahan pertanian milik warga. Menindaklanjuti hal itu, Polsek Tayan Hilir melakukan verifikasi lapangan sebagai langkah preventif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi riil pada titik koordinat yang terpantau. Langkah ini dilakukan agar potensi karhutla dapat dicegah sejak dini dan tidak meluas,” kata Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dwi Putra Prateisya Wibisono, Minggu 1 Februari 2026.

Pengecekan dilakukan mulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyasar dua titik hotspot di Dusun Jang, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir. Titik pertama berada pada koordinat -0.9807634, 109.9557343 dengan luas lahan sekitar 1,5 hektare, sedangkan titik kedua di koordinat -0.10139168, 109.9562302 dengan luas sekitar 0,2 hektare, keduanya digunakan untuk pertanian padi.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami tidak menemukan adanya api aktif di dua lokasi tersebut dan kondisi lahan masih aman terkendali,” ujarnya.

Polsek Tayan Hilir juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat cuaca panas dan kering. Upaya pencegahan karhutla, menurut kepolisian, merupakan tanggung jawab bersama agar aktivitas pertanian tetap berjalan aman dan tidak melanggar aturan.

Sementara itu, Ketua RT 009 Dusun Jang, Desa Lalang, Antonius menyebut, lahan yang terpantau merupakan lahan garapan warga untuk pertanian dan saat pengecekan tidak ada api aktif di lokasi. Ia juga memastikan warga setempat tetap waspada dan siap melakukan pemadaman cepat jika ditemukan tanda-tanda kebakaran.

“Kami di lingkungan RT terus mengingatkan warga supaya tidak membakar lahan sembarangan, apalagi cuaca sedang panas dan kering,” kata Antonius.

Antonius berharap warga semakin disiplin menjaga lahan dan kebun agar tidak memicu kebakaran yang merugikan semua pihak. Ia juga mengajak masyarakat segera melapor jika melihat asap atau tanda-tanda kebakaran supaya bisa ditangani cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....