Sebelas Jiwa Terdampak Longsor di Muara Lawa

  • 26 Jan 2026 17:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Bencana alam tanah longsor melanda RT 01 Kampung Benggeris, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Minggu, 25 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 04.00 Wita. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan memaksa pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

Berdasarkan data sementara, dari Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, dampak longsor menyebabkan dua unit rumah rusak parah dan satu unit rumah terdampak langsung material longsor. Sedikitnya empat kepala keluarga dengan total 11 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Menindaklanjuti peristiwa itu, pemerintah daerah bersama BPBD Kabupaten Kutai Barat segera melakukan asesmen di lokasi kejadian. Langkah awal yang dilakukan meliputi peninjauan lapangan, pendirian tenda posko darurat, serta penyaluran bantuan bahan pokok penting kepada warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kutai Barat, Yudianto Rihartono, mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor langsung dilakukan guna mempercepat penanganan bencana. "BPBD berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)", ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam upaya mitigasi lanjutan, terutama di tengah kondisi puncak musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko longsor susulan.

Salah satu rumah yang terdampak longsor di Muara Lawa. (Foto : Babinsa Koramil 0912-08 Muara Lawa)

Pada pukul 12.50 Wita, Muspika Muara Lawa turut hadir di lokasi untuk menyerahkan bantuan langsung kepada para korban. Bantuan yang disalurkan berupa 11 paket selimut, lima paket sembako, dan 12 lembar tikar untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Danramil 0912-08 Muara Lawa, Lettu Arm Dr Nedi, menyampaikan bahwa unsur TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan siap mendukung pengamanan dan membantu masyarakat selama masa tanggap darurat.

Sementara itu, Kapolsek Muara Lawa Ipda Sapril menyebutkan bahwa pihak kepolisian juga melakukan pengaturan dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran distribusi bantuan.

Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Muara Lawa Muksin, Kepala Adat Kecamatan Jeliyen, Sekretaris Desa Kampung Benggeris Emliyana, Kepala Adat Kampung Benggeris Masriani, serta Kepala Puskesmas Lambing drg. Budi S yang memastikan kondisi kesehatan warga pascabencana.

BPBD Provinsi Kalimantan Timur melalui Pusdalops PB melaporkan bahwa pemantauan dan koordinasi penanganan longsor di Kabupaten Kutai Barat akan terus dilakukan.

Sejumlah rekomendasi disampaikan, antara lain pemantauan area rawan longsor secara berkelanjutan, penanaman vegetasi penahan erosi, pembangunan drainase yang memadai, peningkatan edukasi kebencanaan, serta penyusunan rencana evakuasi yang jelas untuk wilayah berisiko tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....