Majalengka Tuan Rumah Advance Training Nasional HMI
- 24 Jan 2026 22:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di kaki langit Majalengka, gagasan besar tentang masa depan Indonesia dirajut. Bukan lewat seremoni semata, melainkan melalui proses kaderisasi yang terstruktur dan ideologis.
Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat secara resmi membuka Advance Training (Latihan Kader III) Batch III Tingkat Nasional di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Alam Wilayah IV, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Sebanyak 38 kader terbaik HMI dari berbagai penjuru tanah air mengikuti kegiatan ini. Mereka datang sebagai utusan Badko dan cabang HMI dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah daerah lainnya.
Advance Training ini menjadi ruang strategis HMI dalam menyiapkan kepemimpinan nasional yang matang menuju Indonesia Emas 2045. Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Hadir Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI; Eman Suherman, Bupati Majalengka, H Eman Suherman yang juga alumni dan kader KAHMI, serta Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si., Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Barat.
Turut hadir Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat yang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, alumni HMI serta Ketua Baznas Majalengka, jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu, dan berbagai tokoh masyarakat lainnya.
Ahmad Doli Kurnia menegaskan bahwa kaderisasi ideologis dan kepemimpinan seperti Advance Training HMI memiliki peran penting dalam memastikan bonus demografi Indonesia benar-benar menjadi kekuatan, bukan sekadar angka statistik.
"Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan pemimpin yang matang secara ideologis dan bertanggung jawab secara moral. Advance Training HMI adalah ruang strategis untuk menyiapkan kader yang siap memimpin, bukan sekadar hadir dalam kekuasaan,” ujar Ahmad Doli, Sabtu, 24 Januari 2026.
Senada, Prof. Fauzan Ali Rasyid menekankan bahwa pada jenjang Latihan Kader III ini, kader HMI tidak lagi sekadar dibentuk sebagai aktivis, melainkan dipersiapkan sebagai pemikir dan pemimpin strategis yang mampu membaca arah zaman, merumuskan kebijakan publik, serta menjaga nilai keislaman dan keindonesiaan.
Bupati Majalengka, H Eman Suherman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Badko HMI Jawa Barat yang menjadikan Majalengka sebagai tuan rumah kaderisasi tingkat nasional. Menurutnya, kaderisasi HMI memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan daerah.
"Kaderisasi HMI adalah investasi jangka panjang bagi Indonesia. Majalengka terbuka menjadi ruang tumbuh kader-kader nasional yang kelak memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara," kata Eman.
Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat Siti Nurhayati menjelaskan bahwa Advance Training merupakan jenjang kaderisasi tertinggi di tubuh HMI, yang secara khusus dirancang untuk mematangkan kader agar siap mengambil peran kepemimpinan strategis di tingkat nasional.
"Di sini kader HMI dipersiapkan menjadi pemimpin bangsa yang berintegritas, berkapasitas intelektual, serta memiliki keberpihakan nyata pada keadilan dan kemajuan Indonesia," ucapnya.
Advance Training Badko HMI Jawa Barat Batch III Tingkat Nasional ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, diisi dengan diskusi kebangsaan, pendalaman ideologi, dan penguatan kapasitas kepemimpinan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....