Dua Rumah di Majalengka Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

  • 05 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Pagi yang semula tenang di Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, berubah menjadi kepanikan saat kobaran api tiba-tiba melahap dua rumah warga pada Minggu 5 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam waktu singkat, si jago merah membesar dan menghanguskan bangunan hingga menyisakan puing dan arang.

Peristiwa kebakaran terjadi di Blok Pajaten, RT 007/RW 004, diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atap rumah. Percikan api yang muncul dengan cepat menjalar, mempercepat proses pembakaran di tengah kondisi bangunan yang mudah terbakar.

Petugas gabungan dari berbagai unsur langsung bergerak cepat ke lokasi. Anggota Koramil 1715/Kertajati, Polsek Kertajati, Satpol PP Kecamatan Kertajati, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka, Tagana, perangkat desa, hingga warga setempat bahu-membahu melakukan pemadaman.

Babinsa Koramil 1715/Kertajati Kodim 0617/Majalengka, Serka Nano, mengungkapkan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari gangguan listrik di bagian atas bangunan.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik di atap rumah. Berkat kerja sama seluruh unsur dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain," ujarnya.

Dua rumah yang terbakar diketahui milik Endin Junaidi (41), seorang buruh tani, dan Sarta (64), petani/pekebun, yang merupakan warga setempat. Keduanya harus menerima kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal akibat amukan api.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Aparat memastikan situasi di lokasi telah kembali aman dan kondusif setelah proses pemadaman selesai.

Kejadian ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah. Aparat mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi jaringan listrik guna mencegah potensi korsleting yang dapat berujung bencana serupa.

Tragedi di Bantarjati menjadi potret nyata betapa cepatnya api dapat mengubah kehidupan, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....