Pelemparan Bus Persida Jadi Evaluasi Penyelenggara

  • 21 Jan 2026 22:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pengamat sepak bola Sapto Nugroho menyoroti insiden pelemparan batu yang menimpa bus Persida Sidoarjo usai pertandingan melawan Persid Jember Senin 19 Januari 2026 lalu. Peristiwa tersebut terjadi di luar area stadion dan dinilai mencederai semangat sportivitas dalam kompetisi sepak bola.

Menurut Sapto, meskipun insiden itu terjadi di luar lapangan pertandingan, kasus tersebut tetap menjadi kewenangan Komisi Disiplin untuk ditindaklanjuti. Ia menilai, kejadian tersebut harus menjadi evaluasi bersama, terutama bagi penyelenggara pertandingan.

“Pengamanan pertandingan tidak cukup hanya di dalam stadion. Harus ada standar keamanan yang mengawal tim tamu sejak berangkat hingga kembali pulang. Itu penting demi keselamatan pemain dan ofisial,” ujar Sapto, Rabu (21/1/2026).

Sapto menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya berbicara tentang hasil akhir pertandingan. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, namun tindakan anarkis seperti pelemparan batu tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Ia juga mengingatkan bahwa aksi tersebut diduga dilakukan oleh oknum penonton, bukan pemain. Karena itu, ia berharap penanganan dilakukan secara objektif dan tidak menggeneralisasi pihak tertentu.

“Gesekan di dalam pertandingan itu biasa. Tapi ketika sudah ada tindakan pelemparan, itu sudah melewati batas. Ini harus menjadi pelajaran agar ke depan pertandingan bisa lebih kondusif dan ramah bagi semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sapto menilai insiden ini dapat berdampak pada penilaian kelayakan sebuah klub atau daerah untuk menjadi tuan rumah. Asprov PSSI Jawa Timur, menurutnya, perlu menjadikan aspek keamanan dan keselamatan sebagai indikator utama dalam menentukan tuan rumah pertandingan.

“Keselamatan pemain adalah yang utama. Itu syarat mutlak jika sebuah tim atau daerah ingin kembali dipercaya menjadi tuan rumah,” pungkas Sapto Nugroho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....