Hulu Sungai Paron di Bulukerto Batu Degradasi Lahan
- 20 Jan 2026 14:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Hasil kajian pemetaan di kawasan hulu Sungai Kali Paron mengindikasikan adanya gangguan serius pada kondisi daerah aliran sungai (DAS), yang diduga kuat menjadi faktor pemicu terjadinya banjir lumpur beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menyatakan bahwa secara hidrologis, banjir lumpur mencerminkan terjadinya degradasi lingkungan di sepanjang DAS Kali Paron, khususnya di wilayah hulu.
Menurut Alfi, fenomena banjir lumpur merupakan sinyal terganggunya sistem hidrologi sungai, yang umumnya berkaitan dengan permasalahan lingkungan di daerah tangkapan air maupun sepanjang aliran sungai.
Salah satu temuan utama dari hasil pemetaan tersebut adalah tingginya tingkat erosi tanah yang berujung pada peningkatan sedimentasi di badan sungai. Material lumpur yang terbawa aliran air berasal dari tanah yang tergerus di lereng dan kawasan hulu.
Ia menjelaskan, volume lumpur yang besar menunjukkan bahwa erosi tanah telah berlangsung cukup parah, sekaligus menandakan menurunnya kemampuan tanah dalam menyerap air dan menahan sedimen.
Selain faktor erosi, perubahan penggunaan lahan di wilayah hulu juga dinilai berperan signifikan. Berkurangnya tutupan vegetasi, alih fungsi lahan, serta praktik pemanfaatan lahan yang tidak berkelanjutan mempercepat proses degradasi lingkungan.
Alfi menambahkan, minimnya vegetasi alami menyebabkan air hujan tidak terserap secara optimal ke dalam tanah. Aliran permukaan pun meningkat dan membawa sedimen langsung ke sungai.
Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volume dan kecepatan aliran air saat hujan lebat, sehingga daya rusak aliran sungai menjadi lebih besar dan memicu terjadinya banjir lumpur di wilayah hilir.
“Peristiwa banjir lumpur menjadi indikator visual yang jelas bahwa kondisi kesehatan DAS Kali Paron sedang mengalami gangguan. Fungsi alami lingkungan dalam menahan air dan sedimen tidak berjalan optimal,” tegasnya, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan hasil pemetaan, kawasan hulu Sungai Kali Paron yang membutuhkan perhatian khusus meliputi Dusun Rekesan, Dusun Gintung, dan Dusun Cangar di Kelurahan Bulukerto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....