Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

  • 11 Mar 2026 14:27 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Peristiwa nuzulul Qur’an menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam yang selalu diperingati umat muslim setiap bulan Ramadan. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai awal dari risalah kenabian.

Wahyu pertama tersebut adalah Surah Al-Alaq ayat 1–5 yang dimulai dengan perintah membaca. Ayat tersebut berbunyi, “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia menciptakan manusia dari segumpal darah, Dia menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia, yang mengajar (manusia) dengan pena.”

Peristiwa turunnya wahyu pertama terjadi ketika Nabi Muhammad Saw. sedang menyendiri di Gua Hira melalui perantaraan Malaikat Jibril. Saat itu Nabi Muhammad Saw. berusia 40 tahun dan menerima wahyu sebagai tanda dimulainya masa kenabian.

Al-Qur'an yang terdiri dari 30 juz, 114 surah, dan lebih dari enam ribu ayat tidak diturunkan sekaligus. Kitab suci tersebut diturunkan secara bertahap selama kurang lebih 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari sesuai dengan situasi yang dihadapi umat pada masa itu.

Kepada RRI, Ustaz KH. M. Khozin menjelaskan Al-Qur'an memiliki banyak keagungan dan hikmah bagi kehidupan manusia. “Al-Qur'an menjadi pedoman, petunjuk, sekaligus rahmat bagi manusia agar mampu menjalani kehidupan di jalan yang benar,” ujarnya, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.

Selain sebagai pedoman hidup, Al-Qur'an juga menjadi penawar bagi manusia yang menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Di dalamnya terdapat tuntunan yang mampu menenangkan hati serta memberikan solusi bagi setiap masalah yang dihadapi.

Al-Qur'an juga berfungsi menjaga martabat manusia dengan mengajarkan nilai keimanan dan kebajikan. Dengan mengamalkan ajaran Al-Qur'an, manusia diharapkan mampu menjalani kehidupan yang bermartabat dan penuh kebaikan.

Oleh karena itu, momentum nuzulul Qur’an hendaknya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an. Tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami serta mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....